Kamis, 06 Februari 2014

I'm a coward! - A Letter to Stiletto Books




Ada beberapa hal yang kutakutkan di dunia ini. Ketinggian. Kegelapan. Dan menyapa wanita duluan. 

Bagiku, dunia wanita itu ajaib. Maksudku, mereka bisa menjadi siapa saja. Mereka bisa menjadi wanita paling cantik. Sedetik kemudian, mereka mungkin akan berubah jadi makhluk paling sensitif di dunia. Sedetik setelahnya, mereka akan jadi orang-orang paling tegar. Rumit bukan?

Hal itulah yang membuatku jadi seorang penakut. A coward. 

Dan kini, aku memberanikan diri menyapamu. Selama ini, aku selalu mengikutimu. Mengikuti semua gerak-gerikmu di media sosial. Dari sanalah aku tahu, kamu mendedikasikan buku-bukumu khusus untuk kaum perempuan. Terlihat dari logomu dengan sepatu merah runcing ke tanah. Tapi, meskipun aku adalah seorang laki-laki, aku tetap ingin lebih dekat denganmu. Terdengar aneh? Mungkin. Tapi, bagiku tidak. Aku ingin lebih mengenal wanita lewat buku-bukumu. Aku ingin membaca mereka –wanita-wanita itu, bercerita tentang diri mereka sendiri. Melihat pendapat mereka terhadap kami –para kaum laki-laki. Dan kamu adalah jalan untuk itu. Lewat buku-bukumu.

Dan, untuk memulai itu adalah proses sulit bagiku. Mungkin, aku akan memulainya dari sini:

Dear Friend with Love.
 
 
Honestly, i had a crush with someone for five years. We’re friend. Best friend. Selama ini, aku sama seperti sosok Karin. Menunggu. Dan kalau mendapatkan buku ini, mungkin aku akan belajar dari sosok Karin. Bagaimana cara dia menahan perasaan yang bergejolak di dirinya. Dan semoga, kami akan cocok. :)

Pre wedding Rush
Orang bilang, masa-masa paling sulit dalam satu hubungan sebelum menikah adalah saat Pre Wedding. Karena di saat itu, semua keraguan, karakter nyata pasangan akan terkuak. Dari buku ini mungkin aku akan belajar mengenai hal itu. Intinya: untuk lebih mengerti perasaan perempuan saat masa Prewedding tersebut. :p

The Marriage Roller Coaster
Aku belum memikirkan secara serius tentang pernikahan. Karena menurutku, pernikahan itu sakral. Membaca ini mungkin akan membuatku membayangkan kehidupan masa menikah nantinya. :D


Ini adalah sapaan pertama dariku untuk mengenalmu. Aku harap, kita akan memiliki hubungan lebih daripada itu.


Bimo Rafandha

***

Surat ini diikutkan dalam event menulis Surat untuk Stiletto Books
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: