Rabu, 16 Juli 2014

[Cerpen] Balerino
Banyak orang yang bilang kepadaku, apakah aku pernah sekalipun merasa tidak sanggup lagi lalu menyerah begitu saja terhadap semua impianku? Biasanya, menjawab pertanyaan itu, aku akan tersenyum saja, lalu berlalu. Sejujurnya, jauh sebelum mereka bertanya seperti itu, aku sudah pernah menyerah. Putus asa. Merasa terlalu lelah untuk memperjuangkan impianku. Tapi, harus selalu ada harga yang dibayar. Dan aku membayar mahal. Dicaci. Di-bully. Hingga aku memutuskan untuk menyerah lalu terdampar di negara ini, Rusia. Di sini, semua tampak begitu mudah. Tak ada yang memandangi impianku sebelah mata.

Dan sekarang, kau pasti penasaran, apa impianku sebenarnya, kan? Baik aku akan memberitahumu.

Menjadi seorang balerino. Impianku menjadi seorang balerino.