Kamis, 10 Mei 2012

Rangkaian Logika

Udah lama ya gak nulis di blog. :")

Hari ini kebetulan kuota internet masih ada nyawanya, dan lagi gak ngantuk jadi mau buat posting. Temanya apa? Tidak tahu. Hanya menulis-nulis dan menulis.

Hari ini lagi pusing tentang pelajaran arsitektur komputer. Mengenal pelajaran di mana 1 + 1 bukan sama dengan 2 melainkan 0. Kayak anak TK tapi gak lulus?

Haha. Begitulah.

Sekarang belajar tentang gerbang logika. Dimulai dari 2 bit terkecil lalu menjadi rangkaian yang superduper banyak. Operasi plus minus, dan lain sebagainya. Semua itu dibuat dan dirangkai untuk mencapai sebuah hasil akhir yang kita sudah bisa memprediksi sebelumnya. Caranya? Corat-coret dong. :D

Haha. Saya jadi berpikir. Mungkin beginilah jalan hidup yang dilambangkan dari gerbang logika. Kita dilahirkan dari dua bit terkecil, Ayah dan Ibu, lalu masuk ke dalam lingkungan yang lebih besar, keluarga, lebih besar lagi, sekolah, hingga pada akhirnya menjadi sebuah rangkaian yang terbesar bernama masyarakat. Masing-masing dalam diri kita membawa nilai tersendiri yang akan kita bagikan untuk tahap-tahap kehidupan.

Tahap pertama masa kecil, lalu remaja, dewasa, tua, dan akhirnya mencapai tujuan terakhir. Pada masing-masing tahap itu, ada proses yang harus dilalui, dimana saat kita bertindak baik dan bernilai 1 atau malah salah dan memiliki nilai 0. Tapi dari kedua itu, kita akan mendapat hasil-hasil tiap tahapan.

Lalu ada yang namanya carry out.

Carry out saya definisikan sebagai sebuah watak atau tindakan, atau apapun juga yang berpengaruh untuk kita melangkah ke tahap selanjutnya. Misalnya, kita ada di Semester 1, lalu sudah di bagi IPK, lalu melanjkutkan ke semester 2. IPK merupakan hasil, juumlah dari jerih payah kita. Lalu, mana carry out? ILMU adalah pembawaan untuk melangkah ke depan.

ITU SEDERHANANYA. :D

Hidup kita pun akan seperti itu. Hingga pada saat rangkaian logika berhenti hanya akan dilihat HASIL kita hidup di dunia, lalu NILAINYA, 1 ataukah 0? Baik ataukah buruk?

Jadi, mari sama-sama memprediksi. Anda menentukan rangkaian logika Anda sendiri. Begitupun saya. 

Siapa tahu kita akan berada pada satu lingkungan program yang sama dimana ANDA dan SAYA akan saling membutuhkan. :D


BIMO RAFANDHA
abstrACT



Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: