Dua Puluh Dua

"Sudah kubilang, aku benci angka kembar. Atau apapun yang terlihat sama!"

 "Tapi -"

"Tapi apa? Aku hanya tidak suka dan buang benda itu sekarang!!!"

***
Aku menghela napas dalam. Perempuan ini memang aneh. Membenci angka kembar yang aku sendiri tidak tahu apa alasannya. Padahal menurutku, angka kembar sangat keren. Orang akan berbondong-bondong menikah pada angka kembar. Lihat saja, berapa banyak orang yang menikah pada tanggl 11-11-11. Atau 12-12-12. Atau berapapun lainnya.

Tapi tidak dengan peremuan ini. Dia sangat tidak suka. Meskipun ia lahir pada tanggal yang memasang angka kembar - dua puluh dua - tapi ia tetap tidak suka. Pernah suatu ketika, harga sebuah notebook yang sedang promo adalah 2.222.000, ia rela membayarnya genap tiga juta.

Aneh, bukan?

Secara tidak langsung juga pertemuan kami menyiratkan dua angka kembar itu. Bertemu tanggal sebelas november dua ribu sebelas,  sebelas bulan berkenalan, lalu aku mengajaknya menikah.

dan ditolak?

Apa perasaanmu, ditolak karena karena dia membenci angka kembar?
Sangat tidak masuk akal.

***

"Cincin itu terlalu sama buat kita!"

"Umur kita beda sebelas tahun!"

"APA? AKU JADI ISTRIMU YANG KEDUA PULUH DUA?!"

"PERGI!"
 

1 komentar: