Kamis, 02 Oktober 2014

[Review] Incognito - Windhy Puspitadewi
Judul buku   : Incognito
Penulis          : Windhy Puspitadewi
Penerbit        : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 208
ISBN              : 9786020305233 
Blurb              :

Sisca dan Erik tidak pernah menyangka, perjalanan waktu yang selama ini hanya bisa mereka baca di buku akhirnya mereka alami sendiri!

Semua bermula ketika mereka harus mengambil foto di kawasan Kota Lama Semarang untuk tugas sekolah. Seorang pemuda bernama Carl tiba-tiba muncul di hadapan mereka dan mengaku berasal dari masa lalu.

Sisca dan Erik mendadak terseret petualangan bersama Carl, pergi ke tempat-tempat asing, bertemu tokoh-tokoh sejarah yang selama ini cuma mereka temui dalam buku. Petualangan yang membuat mereka belajar banyak: menghargai waktu, persahabatan, dan diri mereka sendiri.

***

Akhirnya kesampaian buat nge-review novel ini. Niatnya udah ada dari awal beli tapi karena baru jadi anak kantoran, baru sempat nge-review sekarang. :( *jadi curhat*

Okay, lupakan masalah tadi. He he. Mari membahas novel ini! ^^

Seperti blurb-nya, Incognito bercerita tentang perjalanan waktu dua tokoh utama yang hidup di tahun 2009, Erik dan Sisca. Perjalanan waktu itu dimulai ketika mereka bertemu dengan tokoh utama lain, si penjelajah waktu, Carl, yang merupakan penulis buku yang disukai oleh Sisca. Lalu, dimulailah perjalanan ajaib bin keren dari mereka bertiga.

Awal sekali. Awaaaaal sekali, membaca perjalanan waktu mereka yang pertama mengingatkan aku kepada komik Donal Bebek. Awalnya aku lupa itu edisi berapa, tapi setelah googling dapat! ^^ Komik Donal Bebek Edisi Ulang Tahun ke 25 tahun 2001. Dalam komik itu, Ada sebuah cerita dengan judul Gasing Archimedes dengan tokoh utama Mickey Mouse. Ceritanya, Mickey dikasih hadiah semacam gasing oleh seorang professor yang bila gasing itu diputar maka mereka akan kembali ke masa lalu. Saat itu, gasing itu diputar Mickey kembali ke masa lalu, ke tempat Archimedes. Gasingnya rusak jadi Archimedes membetulkannya sehingga Mickey bisa kembali ke masa sekarang. Sekilas cerita ini mirip sama Incognito. He he.

Tapi, selebihnya, cerita perjalanan waktu yang lain buat aku menganga, takjub, sampai mengerutkan kening. Di pengantar, kak Windhy bilang kalau ini adalah novel termahal. Setelah membacanya, aku mengamininya. Gila.. Ini risetnya keren gila.

Yang buat kagum itu adalah ke-fleksibel-an cerita yang ditulis kak Windhy buat masuk ke cerita-cerita tokoh yang dikunjunginya di masa lalu. Semua kejadian itu kesannya nyata dan benar-benar terjadi. Kak Windhy sangat pandai menyelipkan ceritanya ke adegan-adegan penting tokoh lainnya seperti Archimedes dan lain-lain.

Kak Windhy juga mampu buat pembaca penasaran sama tokoh-tokoh yang dikunjungi tiga sekawan itu di masa lalu. Aku jadi googling tokoh-tokohnya buat tahu apa benar ceritanya seperti itu, gimana kejadiannya, dan lain-lain. Jadi, secara nggak langsung, aku jadi ikut belajar sambil baca. Ihiy! Ini yang aku suka dari tulisan kak Windhy.

But, ada sedikit yang menggelitikku. Untuk jalan cerita cintanya sendiri, kesannya gitu-gitu aja. He he. Juga ceritanya itu ketebak. Khas kak Windhy banget.

Aku tahu novel ini sudah terbit dari tahun 2010 lalu, dan dicetak ulang sekarang. Tapi, membaca novelnya tahun 2014, hmm, aku merasa kalau karakter yang dibuat oleh kak Windhy masih satu style dengan novel-novel lainnya. Mungkin kak Windhy masih nyaman dengan karakter sarkasme seperti Indra di Touche, Nathan di Let Go, dan Hiro di Touche Alchemist. Jadi, menurutku agak kurang berkembang. Terlepas dari itu, aku masih tetap suka sih. :) Aku harap sih nanti kak Windhy memunculkan karakter yang lain seperti Caraka atau Dani. ^^

Masalah penulisan, aku cuma nemu satu typo di Incognito. Typo itu ada di halaman 187, yang seharusnya ditulis sesuatu jadinya seuatu. Itu pun aku gak sengaja nemu. He eh.

Intinya, karya kak Windhy tetap jadi favoritku. ^^
[Review] Moon in The Spring - Hyun Go Wun

Moon in The Spring 


Judul      : Moon in The Spring
Penulis    : Hyun Go Wun
Penerbit   : Haru
Genre      : Fiksi
Jumlah Halaman: 405 halaman
Tahun Terbit : 2014
ISBN13     :  9786027742390
Blurb      :

Apakah wanita itu benar-benar tunanganku?

Pria itu bernama Kang Min-Hyuk, pria berhati dingin dan licik. Ia tidak tampak terkejut ketika tunangannya bangkit dari kematian. Ia tidak memiliki perasaan apa pun kepada wanita itu. Akan tetapi sesudah kejadian itu, wanita itu terlihat seperti wanita lain. Dan wanita itu tidak pernah bisa hilang dari pikirannya.

Apakah pria itu akan berhasil mengetahui identitasku yang sebenarnya?

Ji-Wan melanggar peraturan langit dan turun ke bumi untuk menggantikan posisi seorang wanita yang meninggal. Di sana, ia bertemu dengan Min-Hyuk, tunangan wanita yang ia gantikan. Sejak bertemu dengannya, Ji-Wan tahu bahwa pria itu adalah orang yang tidak mudah untuk dihadapi. Walaupun begitu, Ji-Wan berniat untuk bisa terus bertahan di dunia manusia… meski ia merasa lelah.

***

Sebelum memulai review-nya, aku berterimakasih terlebih dahulu kepada Penerbit Haru yang sudah mempercayakanku untuk jadi salah satu pe-review. ^^

Baik, here we go.

Novel Moon in The Spring adalah novel terjemahan dari bahasa Korea yang ditulis oleh Hyun Go Wun yang juga merupakan penulis novel 4 Ways to Get a Wife dan Always With Me yang diterbitkan Penerbit Haru. Novel ini bercerita tentang Dal Hee, seorang dewi-wanna-be yang membuat onar dengan masuk ke tubuh seorang wanita bernama Ji-Wan yang sekarat dan ingin meninggal. Sebelum Ji-Wan meninggal, Dal Hee berjanji untuk 'memanusiakan' tunangannya, Kang Min Hyuk.

Ji-Wan merasa sudah tidak tahan dengan sikap orang-orang di sekitarnya. Kang Min-Hyuk, tunangannya, tidak benar-benar memiliki prasaan pada Ji-Wan. Begitu juga sebaliknya. Oleh sebab itu, ketika Min-Hyuk tahu bahwa Ji-Wan hampir mati karena overdosis, tak ada sedikitpun rasa kasihan dan perhatian pada tunangannya itu. Bahkan, setelah dokter mengatakan Ji-Wan meninggal, Min-Hyuk hanya menanggapinya dingin.

Dari sinilah perjalanan Dal Hee Ji-Wan dimulai. Ia masuk ke dalam tubuh Ji-Wan dan membuatnya seolah bangkit dari kematian. Mulai dari sana, perjalanan Dal Hee dengan dibantu seorang malaikat kematian untuk memanusiakan Minhyuk dimulai. :D

Novel ini adalah novel terjemahan Korea yang kedua yang aku baca. Setelah sebelumnya nggak habis terbaca karena terjemahannya yang agak kacau. Awalnya, tidak ada ekspektasi apapun. Tapi, setelah memulai dari dongeng tentang dua anak kecil dan harimau yang ada di halaman pertama, aku sangat tertarik! ^^

Secara penokohan, aku sangat suka perkembangan karakternya. Sangat halus dan nggak kayak dipaksakan. Terjemahannya pun mulus dan enak dibaca. Plot-plot yang dituliskan oleh Hyun Go Wun sangat mendetail dan mendasar sehingga aku seakan merasa menonton langsung drama ini di serial televisi.

Dengan tebal lebih kurang 400 halaman, novel ini tidak terkesan bertele-tele, malah cenderung memikat. Tema fantasi-romance yang memang umum di masyarakat Korea masih nyambung-nyambung saja dengan keadaan Indonesia. Memang, ending novel ini mudah ditebak, tapi itu sama sekali tidak mengecewakan. Mungkin ini dikarenakan jalan cerita yang mengalir dengan lancar.

Satu-satunya kekurangan menurutku adalah pada proses pencetakan novelnya. Beberapa dari halaman novel yang aku dapat itu miring ke atas sehingga agak kurang enak dibaca. Tapi hal itu tidak menjadi alasan untuk tidak membaca novel ini.

Intinya, bagi yang suka dengan cerita-cerita yang sweet ala drama korea, cerita Ji-Wan dan Min-Hyuk sangat cocok buat kalian. Bagi yang belum pernah baca terjemahan dari penulis Korea (sepertiku), novel ini bisa menjadi awal yang baik untuk berkenalan.  Jadi penasaran novel-novel lainnya. ^^

3.5/5!