Jumat, 20 Oktober 2017

Healing Trip ke Bangkok? AirAsiaGo aja!

Jika di postingan sebelumnya (ini) saya menyusun jadwal padat dan berisi selama tiga hari dua malam dengan AirAsiaGo, maka kali ini saya akan lebih bersantai. Healing trip versi saya. Mengapa dinamakan healing trip? Karena saya ingin menikmati Bangkok dengan pelan-pelan. Tidak terburu-buru. Jadi, berbeda dengan sebelumnya, kini saya menyusun jadwal yang (sedikit) berbeda.

Bagi saya, healing trip harus tetap memiliki jadwal. Walaupun lebih santai, tapi tanpa jadwal, apalagi di negeri orang, semua bisa berantakkan. Bukan healing trip yang didapat, malah stres karena tersasar di negeri orang.

Gambar diambil dari sini.

Untunglah, dengan AirAsiaGo, semua jadwal bisa disusun dengan mudah. Belum lagi banyak potongan diskon yang menanti sehingga jadi lebih murah. Sangat menarik bukan?
Ada tiga hal yang saya suka: Foto, Makanan, dan Menulis.

Bagi saya, ketiganya mempunyai filosofi tersendiri. Foto adalah bagaimana kita menangkap momen lalu mengabadikannya lewat lensa kamera. Foto bagi saya adalah sarana untuk bercerita. Makanan adalah bagaimana cara kita mengenal karakter dari sebuah daerah. Dan karena saya orangnya nggak terlalu banyak bicara, saya lebih suka menyampaikan semua unek-unek saya lewat menulis.

Nah, lewat perjalanan ke Bangkok, Thailand ini, saya ingin menyelipkan semua kesukaan saya dalam satu perjalanan yang menyembuhkan. Untuk itulah jadwal tiga hari dua malam bersama AirAsiaGo ini saya buat. Enaknya di AirAsiaGo, kita bisa melihat jadwal tur yang tersedia. Jadi NGGAK SEMBARANGAN bikin jadwal. Praktis! :D


Hari Pertama

Pagi
Seperti biasa, penerbangan pagi adalah penyelamat jika pengin jalan-jalan dengan waktu terbatas! Carinya mudah. Kan ada AirAsiaGo! Let’s go....

12.00 – 13.00
Setelah sampai, siap-siap buat check in di hotel. Sama seperti postingan sebelumnya, saya amat jatuh cinta dengan Aim House Hotel. Jadi, saya akan tetap menginap di sana. Hotel ini memiliki kelebihan di kawasan tepi sungai Chao Phraya. Saya sih membayangkan lingkungannya akan lebih hidup dan bagus buat difoto. Belum lagi bentuk hotelnya yang modern dan instagenic! Dan tentunya cukup murah! Informasi tentang hotel pilihan saya bisa dilihat di sini (https://www.airasiago.co.id/Bangkok-Hotels-Aim-House-Bangkok.h12802959.Hotel-Information)

Tampak Depan Aim House Hotel.
Gambar diambil dari sini.

13.15 – 16.15
Dengan kekuatan yang tersisa, saya akan langsung tancap gas untuk melihat tempat ikonik di Thailand—Grand Palace beserta kuil-kuilnya untuk hunting foto. Saya dapat mengikutiTur Grand Palace dan Kuil Buddha Zamrud yang tersedia di AirAsiaGo dan memilih jadwal pukul 13.15 (https://www.airasiago.co.id/things-to-do/tur-grand-palace-kuil-buddha-zamrud.a187487.aktivitas-detail?srp=true&location=Bangkok%2C+Thailand&startDate=2017-10-20&endDate=2017-11-03 ). Tur ini dilengkapi dengan pemandu dan biaya masuk. Belum lagi transportasi dari hotel sudah termasuk dalam paket. Jadi, kita hanya tinggal menunggu di lobi tanpa repot-repot ke sana ke mari.

Istana Raja.
Gambar diambil dari sini.

16.30 – 18.30
Untuk mengisi petang pertama saya di Bangkok, saya lebih memilih cafe hoping. Menikmati suasana senja kota Bangkok sembari menulis di kafe yang pastinya instagenic ditemani secangkir kopi dan kue bakal jadi petang yang sempurna. Kafe-kafe tersebut akan saya cari mulai dari yang terdekat berdasarkan rekomendasi dari laman travelingyuk (https://travelingyuk.com/instagramable-cafe-thailand/52875/ )

Hands and Heart Cafe.
Gambar diambil dari sini.

18.30 – 19.30
Kembali ke hotel, istirahat sejenak sembari berbenah. Tur selanjutnya pasti menyenangkan!

20.00 – 22.30
Saya selalu suka suasana malam sebuah kota. Tapi bagaimana jika menikmatinya dari atas sungai?
Untuk itulah saya akan memesan Tur Pesiar Makan Malam menyusuri Sungai Chao Phraya (https://www.airasiago.co.id/things-to-do/pesiar-makan-malam-sungai-chao-phraya.a187496.aktivitas-detail?srp=true&location=Bangkok%2C+Thailand&startDate=2017-10-20&endDate=2017-11-03 ). Terdapat satu jadwal yang melayani tur yaitu pukul 20.00 dengan durasi 2 jam 30 menit. Kapan lagi coba naik kapal pesiar mewah, menyantap makanan dari atas kapal, sembari melihat pemandangan Wat Arun dan Grand Palace yang bersinar kerlip lampu. Belum lagi ditemani semilir angin malam. Pasti bikin kepala jadi tenang. Dengan fasilitas seperti dijemput di hotel, harganya tergolong cukup murah. :’)

Kapan lagi makan di kapal pesiar?
Gambar diambil dari sini.

Malam
Istirahat untuk petualangan keesokan harinya di hotel.


Hari Kedua
07.30 – 16. 30
Untuk hari kedua, saya lebih memilih tur seharianmengunjungi Ayutthaya—sebuah kota kuno yang kaya akan arsitektur (https://www.airasiago.co.id/things-to-do/tur-ibu-kota-kuno-ayutthaya-dengan-pesiar-sungai-makan-siang.a187467.aktivitas-detail?srp=true&location=Bangkok%2C+Thailand&startDate=2017-10-20&endDate=2017-11-03 ). Lagi-lagi, di sini, saya ingin menangkap gambar-gambar yang bagus. Kota ini terletak di utara Bangkok dan menjadi salah satu Warisan Dunia UNESCO. Suasana mistik, sepi, dan sunyi mungkin cocok bagi saya yang ingin merenung. Saya selalu suka arsitektur sebuah kota tua. Saya suka atmosfernya. Dengan durasi sembilan jam, saya rasa tur ini sangat cocok untuk dicoba! Ps. Sudah termasuk makan! Yuhuuuuuu!

Kota Tua dan Cerita tentang Kita. Eaa.
Gambar diambil dari sini.

16.30 – 17.30
Kembali ke hotel, istirahat sejenak sembari berbenah. Tur selanjutnya pasti menyenangkan!

18.00 – 23.00
Mengunjungi sebuah negara berarti kita siap untuk menerima hal-hal baru dan lebih mengenal negara tersebut. Untuk itulah saya memilih melihat pertunjukkan Siam Niramit Show di Grand Theater sembari makan malam (https://www.airasiago.co.id/things-to-do/siam-niramit-show-di-grand-theatre-dengan-makan-malam-transportasi-pulang-pergi.a376814.aktivitas-detail?srp=true&location=Bangkok%2C+Thailand&startDate=2017-10-20&endDate=2017-11-03 ). Lag, saya tinggal duduk manis di hotel untuk dijemput. Beberapa merekomendasikan pertunjukkan ini sebab kita dapat mengenal lebih dekat Thailand dari para aktor dan tata panggung yang keren.

Pengin banget nonton ini!
Gambar diambil dari sini.

Malam
Istirahat untuk petualangan keesokan harinya di hotel.


Hari Ketiga
07.00 – 13.00
Melihat kehidupan Thailand selanjutnya, saya memilih Tur Pasar Terapung Damnoen Saduak (https://www.airasiago.co.id/things-to-do/tur-pasar-terapung-damnoen-saduak.a187481.aktivitas-detail?srp=true&location=Bangkok%2C+Thailand&startDate=2017-10-20&endDate=2017-11-03 ). Saya mengikuti tur 6 jam ini untuk menikmati kesibukan pasar ini sembari mencari oleh-oleh. Saya harap saya bisa menemukan banyak cerita unik yang ada di pasar ini karena cerita yang baik adalah cerita yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Saya ingin menuliskan Thailand dengan sisi yang berbeda—manusianya. Semoga bisa ke sana!

Memotret Kehidupan.
Gambar diambil dari sini.

13.00 – 14.00
Keluar dari hotel. T.T

14.00 – Waktu Pulang
dan kembali cafe hopping (https://travelingyuk.com/instagramable-cafe-thailand/52875/hingga waktu kembali ke Indonesia telah tiba.

Gastro Cafe.
Gambar diambil dari sini.

Malam
Kembali ke Indonesia. Hiks.

Dengan jadwal yang demikian, saya rasa healing trip saya akan berhasil. Apalagi dengan kemudahan-kemudahan dari AirAsiaGo, pasti segalanya akan sempurna. Semoga keinginan ini bisa terwujud! Make it real, please!


*Tulisan ini diikutsertakan dalam #AAMakeItReal dari AirAsiaGo
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: