Tips Aman Berkendara Menghindari Jambret


Kamis kemarin, setelah aku pulang nonton film Semes7a, ada satu kejadian yang mampu membuat urat-urat di sekujur tubuhku menegang: penjambretan. Ya, saat itu aku dan bicik tika memutuskan untuk pulang bersama dikarenakan rumah kami yang searah. Waktu menunjukkan hampir pukul sepuluh. Tapi kami pikir kan ini malam jumat, seharusnya sih keadaan jalanan masih ramai. 

Benar saja, masih banyak motor dan mobil yang berlalu lalang. Sepanjang perjalanan, tak ada kejadian apa-apa. Harap diingat, motorku baru saja aku service besar. Mesin dibongkar. Oleh sebab itu, aku tidak dapat terlalu cepat memacu kendaraan. 

Nah, lama kami berkendara seperti itu, di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan hotel Fave Palembang, tiba-tiba Bicik Tika berteriak kencang, "WOI!" Bersamaan dengan itu, aku merasakan motorku terseret ke kiri sedikit dengan begitu cepat. Namun, dengan keadaan seperti itu, aku langsung berusaha menyeimbangkan kendaraan lagi. Untunglah motor yang kami naiki tetap berada mantap di jalan. 

Sekelebat dengan kejadian itu, sebuah kotor melaju cepat dari sisi kiri kami. Aku melihat jelas mereka meliuk-liuk menghindari kendaraan demi kendaraan yang ada di hadapan mereka yang masih ramai. Sayangnya, karena kendaraanku yang tidak bisa ngebut, aku tidak bisa mengejar. 

Seperti petir yang menyambar, semua terjadi begitu cepat. Setelah aku sadar, aku langsung menanyakan keadaan Bicik Tika yang ada di belakangku. Bicik Tika pun menjawab tidak apa-apa. Tak ada barang yang diambil. Hanya tangannya yang ditarik. Ada kelegaan yang langsung melingkupi rongga dadaku. 

"Beneran nggak apa-apa?" Aku menanyakan lagi, setidaknya memastikan. 

Bicik Tika bilang bahwa dia baik-baik saja. 

Aku jadi mikir, mungkin kami 'sedikit' lebih beruntung. Karena pada saat kejadian tidak ada satupun yang terambil. Barang-barang Bicik Tika ditaruh aman pada tempatnya. Dan mungkin para penjambret itu mengincar perhiasan di tangan Bicik (yang tidak ada). Jadi masih bisa bernapas lega. Akan tetapi, aku sama sekali tidak bisa bayangkan bila keberuntungan itu tidak berpihak pada kami malam itu. 


Tips Aman Menghindari Kejahatan di Jalanan 

Nah, kejadian seperti yang kualami kemarin kadang juga dialami oleh orang lain. Memang tak ada eksak cara untuk menghindari malapetaka tersebut. Akan tetapi setidaknya ada cara-cara untuk lebih waspada jika terjadi demikian. Nah, di sini aku mau kasih beberapa tips untuk itu. Dan disclaimer, ini hanya menurutku dan pengalamanku saja, ya. 

Bagi Pengemudi 


  • Kendarai Motor dengan Posisi yang Tepat 
Bagiku sendiri, berkaca dari kejadian kemarin, aku saat itu lagi sedang dalam posisi yang tepat. Kemudi kupegang erat dengan posisi badan yang juga mantap. Bila terjadi penjambretan, otomatis kadang motor ikut tertarik. Bila posisi kita tidak siap dan tepat, motor akan mudah sekali jatuh ke samping. Dengan posisi yang baik, kita meminimalisasi cedera akibat motor yang tidak seimbang. 

  • Jangan Lupa Melihat ke Belakang 
Ini juga penting. Dengan sesekali melihat ke belakang, kita jadi tahu adakah kendaraan yang tiba-tiba datang dan mendekat ke arah kita sehingga bila itu terjadi, kita sudah dapat mengantisipasi dengan mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan. Misalnya melipir ke tempat yang ramai seperti rumah makan atau mencari bala bantuan. 

  • Atur Kecepatan Kendaraan 
Kemarin, karena motor yang memang tidak bisa memacu lebih cepat, mungkin salah satu penyebab kami menjadi target penjambretan. Ya, kita harus pandai-pandai mengatur kapan waktunya ngebut dan kapan waktunya pelan. Ingat, jambret bisa beraksi di dalam situasi apapun. Ramai sekalipun! Dan bila memang sedang berkendara dalam keadaan lambat, maka sebaiknya mengambil posisi kiri jalan sehingga mengurangi risiko disalip dengan cepat dari arah yang tidak kita duga. 

  • Cari Rute yang Aman 
Penting bagi pengemudi untuk tahu rute mana saja yang sekiranya memiliki tingkat kriminalitas yang rendah. Kalau aku sendiri, kadang ada rute ke rumah yang lebih cepat. Tapi aku tahu di daerah tersebut lebih sepi dan gelap. Aku lebih memilih untuk menghindar dan mencari jalan yang sekiranya lebih ramai. Apalagi untuk berkendara saat malam. 

  • Jangan panik
Usahakan untuk berpikir jernih dan terus berkonsentrasi. Dengan begitu, kita dapat bersikap terus waspada terhadap segala hal yang datang menghampiri kita. Kalaupun kejadian, kita harus terus bersikap tenang dan memastikan keselamatan kita dan penumpang terlebih dahulu. 

Bagi Penumpang 


  • Duduklah dengan Nyaman. 
Aku selalu menekankan duduk dengan nyaman dan aman. Hal ini berkaitan dengan efek yang akan terjadi bila memang dijambret. Kecelakaan yang paling parah terjadi bila posisi duduk kita nggak nyaman dan aman. 

  • Hindari Penggunaan Perhiasan 
Kemarin, aku bisa dibilang beruntung karena Bicik sama sekali tidak memakai perhiasan apapun. Pun jam tangan. Nah, hal ini seharusnya dapat diaplikasikan ke para pengguna kendaraan bermotor lain. Jika sudah tahu pakai motor, janganlah mengenakan perhiasan yang mencolok. Kalau memang saat berpergian diharuskan untuk memakai, taruhlah dulu di tempat yang aman seperti jok kendaraan. Jangan sekali-kali menaruh di dalam tas jinjing sebab tas jenis ini juga mudah sekali ditarik. 

  • Bila Tidak Perlu, Usahakan Jangan Gunakan Handphone 
Aku tahu di era sekarang rasanya sulit banget berpisah dengan ponsel barang sedetik pun. Tapi, saat sedang ada di bangku penumpang, janganlah memainkan handphone. Coba kurangi update-update media sosial atau balas chat. Usahakan handphone ditaruh di kantung paling dalam. Atau kalau memang terpaksa, setelah sesekali dipakai, taruh di sela-sela antara pengemudi dan penumpang dengan tetap tidak menunjukkan keberadaan ponsel. Dan sekali lagi, kalau bisa gak memainkan, jangan mainkan! 

  • Selalu Peka Bila Ada yang Mencurigakan 
Kadang, pengemudi tak terlalu peka keadaan sekitar penumpang. Dengan komunikasi yang baik bila ada yang mencurigakan, penumpang bisa langsung mengabarkan ke pengemudi untuk diambil langkah-langkah yang bisa mengantisipasi kejahatan yang ada di jalanan. 

  • Kalau Memang Mengancam Keselamatan, Relakan 
Ini bukan tips yang ingin aku kasih, tapi serius.. kalau memang sudah mengancam nyawa, daripada mempertahankan, mending merelakan kan? Jangan lupa catat segala hal yang bisa diingat lalu serahkan semuanya ke pihak berwajib. 

Nah itulah sekiranya tips yang bisa aku kasih sebagai pengingat untuk diriku sendiri juga. Semoga dapat berguna bagi kita semua sehingga kita bisa terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Ada tips lainnya? Share di kolom komentar, ya!


Cheers!

23 komentar

  1. Buat jaga jaga sih cari jalan yang rame aja, dan jangan pulang malam malam.. Agar mudah dilacak dan dikejar kalo emang terjadi

    BalasHapus
  2. Jangan Lupa Melihat ke Belakang pakai spion ya, jangan noleh-noleh terus. Ntar gak fokus liat depan hehehe

    BalasHapus
  3. Fix.. insyaAllah penjambret gak minat sama saya, perhiasan gak ada, dan saya emang selalu mengusahakan nggak pernah main hape saat di motor, apalagi bawa anak anak, ngeri sih ��. Tapi sya emang gak pernah berani naik motor sendiri juga hahhaha.. trimakasih tipsnya, mas :D

    BalasHapus
  4. Duhh baca ini jadi merinding.
    Ingat pengalaman 11 tahun lalu, tas ku di jambret dari atas motor

    BalasHapus
  5. Kudu hati-hati ya kak dalam perjalanan. Sepadan dengan waspada saat berkendara, dari jambret pun tetap sama ya kak

    BalasHapus
  6. Tipsnya bener banget nih Kak.
    Secara jambret jaman now makin nekat
    apalagi ini lagi resesi ekonomi bgt nih

    BalasHapus
  7. Ini tipsnya berguna banget. Aku sering jadi pengemudi maupun penumpang. Apalagi di kotaku banyak jambret juga. Harus hati-hati banget.

    BalasHapus
  8. Tipsnya bermanfaat banget ini, kak. Kebanyakan di kampungku yang kena jambret itu karena kalau naik motor sambil pakai perhiasan emas yang mencolok.

    BalasHapus
  9. memang benar Mas Bimo, di mana pun berada, kita harus waspada. karena seperti kata Bang Napi, awalnya mereka tidak niat, tapi ada kesempatan. Nah, itu biasanya dari korban juga. Misalnya menggunakan perhiasan mencolok.
    Semoga kita semua dijauhkan dari bahaya di jalan ya, mas. Aamin.

    BalasHapus
  10. Jambret memang gak kenal situasi, di tempat ramai pun biasanya tetap ada aja orang-orang yang ingin berbuat jahat. Memang yang terpenting tetap fokus sih dan jangan ambil jalan yang sepi, haus waspada baik pengemudi maupun penumpang. Main handphone ini memang sebenarnya bahaya banget sih, bikin gak fokus jadi bisa cepet banget diambil, sekarang aku liat banyak banget penumpang yang main hp sambil motoran

    BalasHapus
  11. Tips lainnya jangan ke mana-mana kak. Di rumah aja. Wkwkwk. Tiultah ya guna spion buat liat ke belakang, kali ada jambret mengintai.

    BalasHapus
  12. Aku setuju sih sama tips-tipsnya karena emang sebagai penumpang suka ngeri banget kalau ada hal-hal yang mencurigakan. Tapi emang mending ga usah pakai perhiasan apalagi sambil main hp, mengundang jambret euy

    BalasHapus
  13. Duh, jangankan yg ngalamin, yg akan ngalamin aja saat itu jantung mau copot rasanya. Waktu itu aku kepasar sama bude, kakanya mama, beliau ini gatau kenapa looknya kelihatan orang kaya, padahal perhiasan seadanya (cincin 2 ga pake gelang). Pas diajak kepasar aku terpisah sedikit dari bude karena pasarnya padat. Nah pas aku nengok beliau, dang! Udah dipepetin donk sama jambret. Langsung aku panggil keras2 Budeeeee. Habis itu jambretnya kabor. Ya Alloh deg2an kalo inget itu, masih dilindungi Alloh ternyata

    BalasHapus
  14. Yang paling penting itu jangan panik. Sebisa mungkin kalau merasa dibuntuti baiknya berhenti di dekat keramaian biar jambretnya juga gak beraniganggu.

    BalasHapus
  15. Waduh amit-amit deh sampai dibuntuti jambret begitu. Tapi aku sering lihat lho, cewek gitu dibonceng, sambal gadgetan. Et dah...dia engga takut dijambret apa? Mana asyik pula si Mbaknya...

    BalasHapus
  16. Untung masih bisa terhindar ya kak .. Kita memang kudu hati-hati banget pas di jalan. Terutama penumpang jangan tarok tas selempangnya di bagian belakang. Trus paling penting jangan pake perhiasan berlebihan.

    BalasHapus
  17. Alhamdulillah, ikut senang Mas. Betewe, Saat jalanan rada sepi, tidak ada salahnya untuk agak mempercepat laju motor Mas.... Lalu, tas slempang misalnya, ditaruh di sisi kiri badan dan motor dikendarai agak mepet ke kiri. Insya Allah udah mengurangi banget potensi kejambret Mas.

    BalasHapus
  18. Aku serem klo sdh berita penjambretan. Ya allah, gak kebayang klo yg di jambret ibu2 yg bawa motor sambil bawa anak dalam gendongan. Semoga kita selalu dilindungi Allah dr segala kejahatan makhluk

    BalasHapus
  19. Jadi ingat hampir di jambret pada saat lagi naik ojek di daerah pulomas, untung aja nggak kena aku nya. Ngeri banget, jadinya sekarang kalau naik motor mesti disimpan rapat2 di tas dan dipeluk

    BalasHapus
  20. Panik terkadang membuat segala ketidakberuntungan menjadi lebih parah. Untungnya Bimo bisa tenang dan mengendalikan kendaraan tetap normal ya. Jadi terkontrol nggak sampai jatuh motornya.

    BalasHapus
  21. Huwaaa ini makasih banget kak, tipsnya kece
    aku juga parnoan kalo bawa motor sendiri, pasti menghindari tempat-tempat yang sepi
    Soalnya kan takut.

    BalasHapus
  22. maacih kak tips nya.. si jambret apa gak mikir yah kalo dia atau keluarganya di jambret orang. auto antipati sama org2 kaya gitu. Tips tambahan nih kak, kalo jalanan sepi mending tambah kecepatan aja deh kak, si jambret pasti mikir tuh.

    BalasHapus
  23. Penggunaan tas cangklong samping juga seringnya membahayakan, rawan jambret. Beda kalau tasnya pakai backpack gitu, susah dijambret. Makasih ya tips2nya.. kadang sepele tapi kalau nggak hati-hati bisa berabe.

    BalasHapus