Mendarat di Kopi Darat Garden Cafe Palembang


Bisa dibilang aku orangnya malas sekali nongkrong. Kalau nggak buat urusan atau momen-momen tertentu, aku lebih suka rebahan di rumah. Alhasil referensi tempat tongkrongan yang kupunya itu sedikit. Di saat yang lain sibuk keliling kedai kopi, aku sama sekali tidak tertarik. Padahal hype-nya udah menjalar ke seantero negeri.

Nah, kemarin, setelah selesai acara Piknik Hukum dan Jiwa dari Sister Circle ID, aku bersama teman lain bingung menentukan ingin ke mana selanjutnya. Posisinya saat itu hujan baru saja menggenang. Dan awan matahari kayaknya malu-malu buat kembali ke atas. Dan di sanalah, Koh Deddy Huang tiba-tiba melempar sebuah nama tempat yang asing di telinga.

"Kopi Darat, yuk! Dekat sini. Tempatnya juga asik. Ini tipe tempat yang Bimo suka pasti!"

Mendengar itu, jiwa penasaranku meronta. Seperti yang kubilang, untuk hal-hal seperti ini yang aku suka adalah ambience tempat makan. Untuk makanan aku taruh di nomor dua. Segera, aku pun langsung mengiyakan, diikuti dengan teman-teman lain. Jadilah, siang itu aku memacu kendaraan menuju sebuah tempat nongkrong bernama Kopi Darat.


Kafe Taman di Palembang

Kopi Darat adalah sebuah kafe dengan konsep taman yang terletak di Jalan W.R. Supratman No. 2 Sekip Jaya, Palembang. Sejak didirikan akhir tahun lalu, Kopi Darat sudah jadi pilihan tepat bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama. Pertama kali masuk ke dalam sini, konsep tamannya langsung terasa dan nggak cuma terkesan main-main.


Pertama kali masuk dari tempat parkiran, aku sudah bisa melihat luasnya tempat ini. Aku memperkirakan kurang lebih ada 3 rumah yang dijadikan satu kawasan. Dan menariknya lagi, setiap sudutnya itu memberi kesan yang berbeda pula. Banyak sekali tanaman hijau yang ada di sekeliling Kopi Darat. Di tengahnya pun, terdapat kolam kecil yang juga dikelilingi tanaman hijau. Jika aku harus menyimpulkan dalam satu kata: Kopi Darat itu teduh.


Yang aku suka pula adalah ornamen kayu yang ada di sini cocok sekali dengan keseluruhan tema. Dan juga tiap sudur memiliki partisi yang berbeda-beda. Mau nongkrong santai bersama keluarga? Ada kursi sofa yang bisa dipilih. Atau mau kumpul sama teman-teman? Pilihan outdoor tersedia. Mau di bawah atau atas juga bebas. Dan bila ingin sekadar mencium aroma kopi yang sedang dibuat, bisa duduk di dekat meja barista. Ini yang bikin suasananya asik dan nggak ngebosenin! Pilih ajalah!



Menu Kopi Darat Garden Cafe Palembang

Jika kalian pikir Kopi Darat hanya menyajikan kopi saja, kalian salah besar. Sejak awal, mereka memang tidak melabeli diri mereka sebagai kedai kopi, tapi kafe. Jadi banyak sekali menu yang ada mulai dari makanan ringan, berat, hingga desert. Pilihan minumnya juga nggak terbatas pada kopi saja, loh! Harga menunya juga dibilang cukup terjangkau mulai dari harga Rp 20.000-an!

Kemarin, aku dan teman-temanku memesan menu rekomendasi dari Kopi Darat. Karena sudah lapar, kami memesan sapo tahu, dori telur asin, dan kwetiau untuk makan besar. Sedangkan minumannya yaitu vanila frappe, metro sekip, hingga jus. Untuk makanan ringannya sendiri ada roti bakar cokelat keju yang dapat dipesan. Lengkap kan?



Dari semua itu, aku berkesempatan mencicipi beberapa makanan. Kwetiaunya menurutku lumayan enak. Toping-nya juga royal banget. Teksturnya juga masih kenyal sehingga enak disantap. Dori telur asinnya juga creamy. Nggak terlalu overpowering. Dan yang terpenting, ikannya masih crispy! Dipadukan dengan nasi pun lemak!

Nah, untuk minumannya itu aku pesan vanila frappe. Dan bisa kukatakan ini vanila frappe paling enak yang pernah kuminum. Nggak terlalu manis namun es krimnya bikin segar sekali. Top lah! Nah yang unik itu metro sekip! Gabungan espresso dan lime bikin sensasi minum kopi yang… unik? Bagi sebagian orang mungkin suka. Sementara yang lain mungkin perlu pikir-pikir dan mencari pilihan yang lebih 'aman'.



Jadi, bagi para pemburu tempat asik buat nongkrong, kalian bisa banget mencoba Kopi Darat. Dan nggak hanya buat anak muda, Kopi Darat juga cocok banget bagi keluarga untuk berkumpul bersama. Jadi, tertarik untuk mencoba?


Cheers!

P2P Lending Aman dan Menguntungkan Buat Milenial


“Belum berinvestasi di platform Peer to Peer (P2P) Lending ini?” 

Ajakan itu aku terima bukan hanya sekali, namun berulang kali. Ya, salah satu temanku getol banget berbicara tentang investasi tiap kali kami ketemu. Bukan tanpa alasan memang. Baginya, saat ini anak muda sudah harus mulai melek investasi. Apalagi di era global saat ini. 

Akan tetapi, berbanding terbalik dengan keyakinannya tentang investasi, aku sama sekali tidak pernah tertarik. Bagiku, investasi itu bagian dari ‘buang-buang uang’. Ya, maafkan pikiran bodohku dahulu. Tapi, mungkin banyak juga yang berpikiran demikian. Maksudku, ketika kita menyisihkan sebagian uang untuk ditaruh dalam lini investasi namun hasilnya baru kita bisa nikmati sepuluh dua puluh tahun kemudian? Kok agak sia-sia, ya? Belum lagi paradigma bahwa investasi cuma bisa dilakukan oleh orang-orang berdasi. Aku yang notabene milenial yang nggak kerja kantoran nggak bisa relate. 

Coba siapa yang juga berpikir demikian? 

Nah, anggapan itu berubah sedikit demi sedikit ketika aku mulai mempelajari lebih lanjut tentang investasi. Ternyata, apa yang selama ini aku pikir itu salah besar! Investasi ternyata penting banget bagi para milenial. Apalagi untuk masa depan. Investasi memiliki manfaat jangka panjang dan jangka pendek yang sayang banget buat dilewatkan. 

Misalnya nih, semakin lama kita berinvestasi, nilai investasi akan terus meningkat lho!. Dampaknya tentu bisa kita nikmatin kemudian hari. Hasil dari investasi mampu bikin kita ‘merdeka’ dari segala prahara keuangan yang mungkin menerjang kemudian. Mau bisnis juga bisa! Modal yang kita sisihkan sedikit demi sedikit ini mungkin bisa jadi modal bisnis masa depan. 

Win win solution! 



Mengenal Peer to Peer (P2P) Lending, Hype di Ranah Investasi 

Setelah mempelajari hal tersebut, aku pun merasa mantap ingin berinvestasi. Di era teknologi informasi yang berkembang pesat seperti sekarang, banyak sekali potensi-potensi investasi yang turut hadir. Tentunya masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri. Namun, tak sedikit juga yang menawarkan pola investasi abal-abal yang malah merugikan. Untuk itu kita perlu jeli dalam memilih investasi yang cocok bagi diri kita. Nggak mau kan malah nantinya kita gigit jari sebab dana yang kita investasikan nggak kembali alias hilang? 

Nah, salah satu pola investasi yang ada adalah P2P Lending. P2P Lending yaitu pemberian pinjaman berupa uang atau modal kepada individu atau kelompok bisnis melalui sistem elektronik. Sederhananya seperti marketplace online yang memiliki toko-toko di lamannya. Kita dapat memilih dan membeli di toko mana akan membeli. Dalam hal ini, bukan barang yang kita beli melainkan uang kita sendiri yang kita pinjamkan ke toko-toko daring tersebut. 

Investasi melalui sistem P2P Lending ini lagi hype banget di kalangan milenial. Hal ini dikarenakan prosesnya yang mudah dan kekinian banget. Seperti crowdfunding di luar negeri. Cukup lewat aplikasi atau web resmi investasi bisa dilakukan. Dan satu hal lagi, nilai investasinya yang mulai dari ratusan ribu yang bikin milenial girang. Keuntungan yang didapat pun beragam tergantung di mana tempat yang ingin kita investasikan. Selain itu, kita pun dapat membantu bisnis atau usaha yang sedang berkembang, seru bukan? 

Akseleran, Investasi Pendanaan yang Cocok untuk Milenial 

Nah, salah satu penyedia jasa P2P Lending adalah Akseleran. Aku menemukan platform ini dan mulai tertarik dengan sistem yang mereka beri. Kemudahan akses dan keterbukaan informasi menjadi nilai lebih Akseleran di mataku. Informasi yang mereka kasih di website beserta jajaran orang di belakangnya memberikan rasa aman, setidaknya bagiku yang ingin memulai. 

Akseleran dengan nama panjang PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia adalah sebuah startup yang menyediakan jasa untuk menghubungkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang membutuhkan pinjaman untuk mengembangkan usahanya dengan para pemberi pinjaman yang ingin mendanai. Dalam hal ini, Akseleran sebagai perusahaan P2P Lending menyediakan dua fitur yaitu jasa kepada para peminjam (borrower) yang berupa akses permodalan pelaku usaha dan peluang pemberi pinjaman (lender) dengan keuntungan bunga yang kompetitif. Sejak didirikan pada tahun 2017, hingga saat ini Akseleran mampu menjadi pilihan bagi para investor pemula yang ingin mencoba mengembangkan dana serta membantu berbagai pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnisnya. 

Yang paling penting dalam melihat sebuah bisnis investasi adalah keamanan lembaga penyedia jasa. Akseleran sendiri sudah resmi memiliki izin usaha sebagai perusahaan penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi loh! Hal ini tertuang dalam keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam surat tanda berizin KEP-122/D.05/2019 pada tanggal 13 Desember 2019 lalu. Jadi untuk masalah kredibilitas sih Akseleran sudah dijamin! Jadi sama sekali nggak perlu khawatir.


Hingga saat ini pula sudah lebih dari 2.000an peminjam dengan total pinjaman yang tersalurkan lebih dari Rp1,1 triliun hingga Akhir Maret! Uang semua tuh! sepanjang tahun 2020, yakni hingga 2 April 2020 tercatat total pinjaman yang tersalurkan sudah menyentuh angka lebih dari Rp191 miliar! Dan di akhir 2020, Akseleran bersiap menyalurkan total pinjaman usaha kepada UKM di seluruh Indonesia sebesar Rp2 triliun. Bukan abal-abal kan? Akseleran P2P Lending yang aman, mudah dan menguntungkan! 

Cara menggunakan Akseleran pun mudah dan kekinian banget. Lewat aplikasi yang diunduh di Google Play Store (Android) atau Apple App Store (iOS), mengembangkan dana mudah hanya lewat jari, loh! Ada dua tahap penting yang perlu dilakukan agar bisa langsung berinvestasi pendanaan ke berbagai jenis usaha yang membutuhkan pinjaman. 

Langkah Aktivasi

Langkah ini tentunya buat kita agar terdaftar di basis data Akseleran. Bahasa kerennya itu registrasi. Di sini kita diminta untuk memasukkan data diri kita agar akun kita bisa digunain. 
  1. Pastinya download dulu aplikasinya lewat Google Play Store (Android) atau Apple App Store (iOS), atau bisa melalui website Akseleran di www.akseleran.co.id/daftar ya! 
  2. Buka aplikasi lalu coba lihat informasi yang tersedia. Baca yang benar buat lebih tahu apa itu Akseleran. 
  3. Klik daftar lalu masukkan email dan password kita. Jangan lupa baca persetujuan yang ada di sana pula ya untuk kebijakan privasi dan aplikasi. 
  4. Nah, ini yang terpenting! Masukkan kode referral yang ada buat dapetin saldo gratis dari Akseleran! Nggak punya? Masukkan kode AKSLBIMO327602! Tunggu notifikasi saldo gratis Rp100.000! Lumayan, kan? 
  5. Nah, setelah itu, silakan verifikasi akun dengan membuka email yang dikirim oleh Akseleran. Ada tautan yang harus diklik oleh kita. 
  6. Mulai untuk verifikasi nomor ponsel nih, Masukin nomor HP kita, lalu tunggu SMS OTP yang masuk. Setelah itu silakan klik untuk mengaktifkan! 
  7. Untuk preferensi, kita pilih Lender untuk berinvestasi pendanaan! Kemudian karena kita bukan badan usaha atau lembaga kita pilih perseorangan deh. 
  8. Voila, akun sudah bisa digunain! 

Langkah Verifikasi Data Diri

Verifikasi ini diperlukan buat kita sebagai penjamin nih. Untuk itu kita harus siapin KTP dan NPWP. Langkahnya nggak ribet, kok! 
  1. Foto KTP kita beserta foto selfie kita memegang KTP. Bila sudah, lihat data yang terisi, pastikan semuanya lengkap dan benar. 
  2. Masukkan nomor rekening bank pribadi atas nama kita, ya! 
  3. Nah, tahap selanjutnya adalah proses e-KYC. Jadi, biar legal dan dijamin undang-undang, maka dokumen legal harus ditandatangani dengan e-KYC ini. langkah-langkahnya cukup ikuti saja tahapan yang ada di aplikasi ya! 
  4. Cek email yang kita terima, dan bila ada tulisan berhasil, selamat! 

Mengembangkan Dana di Akseleran 

Setelah semua tahap terpenuhi, kita udah bisa gunain nih. Di halaman depan aplikasi banyak sekali usaha-usaha yang butuh modal. Kalian bisa pilih salah satu yang mana yang kalian rasa tertarik untuk memberi pinjaman. 
  1. Cukup klik satu usaha atau campaign yang bikin kalian tertarik di halaman utama. 
  2. Selanjutnya kalian akan dibawa ke halaman data yang ingin kalian pinjamkan dana mulai dari dana yang telah terkumpul, jumlah pinjaman bunga, tenor, hingga akhir penggalangan dana. Tak lupa, pelajari data lain seperti identitas usaha, highlight usaha, jadwal angsuran, hingga histori pinjaman. 
  3. Bila kalian telah yakin, silakan klik berikan pinjaman di halaman yang sama. Dan sehabis itu kalian akan dibawa ke halaman konfirmasi. 
  4. Masukkan dana yang ingin kalian pinjamkan. Enaknya nih kalian bisa mengembangkan dana mulai dari Rp100.000! Mau lebih pun bisa, kalian cukup tambah dana dengan transfer ke bank yang bekerja sama dengan Akseleran. 
  5. Selanjutnya silakan klik lanjutkan dan beri pinjaman! Dan tunggu hingga dapat notifikasi lebih lanjut. 
  6. Bila selesai, selamat kita udah mulai mengembangkan dana nih!

Tarik Hasil Investasi Pendanaan 

Selama masa tenor, peminjam akan membayar dana yang dipinjam dan membayarkan bunganya. Nah, kita sebagai pemberi pinjaman (lender) akan menerima bunga yang diberi tiap bulan berdasarkan jumlah tenor yang ada. Lumayan bukan? Hasilnya bisa langsung kita dikirimkan ke rekening tabungan kita loh! Mudah dan praktis banget! Cukup lewat laman Dana yang ada di aplikasi! 


Tujuh Alasan Milenial Harus Mengembangkan Dana di Akseleran 

Nah, setelah mengetahui seluk beluk Akseleran di atas, kalian masih ragu? Nih, aku beri enam alasan kenapa kalian harus banget Mengembangkan Dana. 

  • Pertama tentunya AMAN. Ya, Akseleran sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Selain itu, Akseleran pun sudah mendapatkan sertifikasi ISO27001 full scope. Jadi Nggak perlu khawatir lagi! 
  • Dua pastinya MUDAH. Seperti yang kalian tahu, proses kita mengembangkan dana itu cukup dengan satu jari saja bila lewat aplikasi. User interface-nya pun mudah untuk diikuti sehingga cocok bagi Generasi Z. 
  • Tiga itu TERJANGKAU. Kalian bisa berinvestasi mulai dari Rp100.000. Nggak seberapa dibandingkan dengan banyak boba yang kalian minum sebulan kan? 
  • Empat adalah TRANSPARAN. Sebelum kalian memberikan pinjaman, kalian bisa melihat dan menelaah terlebih dahulu profil peminjam. Nggak ada yang ditutupi. Data-datanya lengkap. Kita juga dapat melihat progres dari dana yang kita pinjamkan di kolom portofolio. 
  • Lima yang nggak boleh ketinggalan yaitu MENGUNTUNGKAN. Dengan sistem P2P Lending, kita bisa melihat, mengontrol, dan memutuskan mana saja peminjam yang memiliki keuntungan bunga paling besar ke kita. Alternatif investasi yang apik bukan?? 
  • Enam sudah tentu LENGKAP. Berbeda dengan aplikasi sejenis, di Akseleran ini, fitur-fitur yang dikasih itu lengkap banget mulai dari fitur auto lending, dokumen kita, hingga kalkulator finansial yang pastinya berguna banget buat milenial yang baru mulai investasi. Fitur-fitur ini membuat kita semakin paham dan memiliki proyeksi bagaimana pendanaan kita akan berjalan. Bagus bukan? Nggak beli kucing dalam karung! 
  • Tujuh sebagai pelengkap yaitu PROMO! Ya, Akseleran banyak sekali menghadirkan promo yang menguntungkan bagi para penggunanya nih. Untuk pemberi pinjaman (lender) sendiri, dengan sistem referral kita juga bisa dapet untung. Apalagi saat pertama sign up. Ada saldo cuma-cuma senilai Rp100.000! Pakai kode AKSLBIMO327602 ya! 

Aku rasa, bagi milenial yang ingin memulai investasi pendanaan atau mengembangkan dana, Akseleran bisa jadi pilihan P2P Lending yang aman, mudah dan menguntungkan. Dengan kelebihan yang banyak tersebut, kita para milenial ternyata juga dapat mengembangkan dana dengan mudah, bukan? Tertarik untuk mencoba? Yuk mulai mengembangkan dana!


Cheers!

Redmi Note 8 Pro Setelah Tiga Bulan.. Masih Bagus?


Awal tahun lalu, satu hal yang berubah dariku: smartphone. Ya, aku memutuskan untuk mengganti daily driver yang biasa kupakai yaitu Redmi Note 4 Pro. Alsannya sederhana. Pekerjaanku sebagai konten kreator menuntut keberadaan daily driver yang menunjang. Bukannya Redmi Note 4 Pro tidak bagus, hanya saja semakin ke sini, kebutuhanku akan ponsel yang dapat kupakai membuat konten sulit terpenuhi. Alhasil pilihan mengganti samrtphone kulakoni. 

Nah, memilih smartphone yang tepat pun aku sempat kewalahan. Ada beberapa spesifikasi yang memang aku harus pikirkan matang-matang. Dan setelah satu bulan merenung dan bertapa, di antara banyak pilihan yang ada, aku memutuskan mengadopsi Redmi Note 8 Pro. Dari apa yang kubaca dan tonton review-nya, aku rasa smartphone ini cocok sekali bagiku. Dengan harga yang juga kompetitif, aku tidak berpikir dua kali untuk membeli. Alhasil, ponsel ini pun sukses mendarat di tangan. 

Kali ini, aku sama sekali tidak ingin me-review smartphone ini. Selain karena sudah banyak yang melakukan demikian baik lewat tulisan dan video-video yang bertebaran, aku merasa aku sama sekali tidak memiliki kapasitas lebih untuk mengulas lebih dalam. Dan untuk itulah, aku akan membuat daftar-daftar apa saja yang kusuka dan tidak kusuka dari Redmi Note 8 Pro ini! Tentu hal ini didasari oleh pemakaianku yang sudah tiga bulan ini. Aku harap, ulasan singkatku ini bisa menjadi sudut pandang baru dari pengguna setia Xiaomi! 


Things That I Love

1. Desain! 

Ya, aku amat menyukai desain simpel dari Xiaomi Redmi Note 8 Pro ini. Sebagai pemuja dewa simetris, tampilan belakangnya amat cantik untuk dilihat. Dengan warna Forest Green yang kupunya, alhasil kesannya jadi anti mainstream. Letak kamera yang memanjang ditambah satu pembaca sidik jadi juga apik untuk dilihat. Di bagian depan pun, layarnya luas dengan infinity display yang megah. Kamera depan dibuat desain dot drop yang juga cantik diliat. Me likey! 

2. Kamera! 

Salah satu alasan aku memilih ponsel ini adalah kameranya. Siapa coba yang nggak tergiur dengan 4 kamera yang menghiasi belakang bodinya? Kamera utama 64 MP, wide 8 MP, makro 2 MP, dan depth 2 MP sangat membantuku untuk bikin konten. Hasilnya pun nggak main-main. Buat ambil konten, kamera Redmi Note 8 Pro ini sangat mumpuni! Yang bikin jatuh cinta itu modenya yang banyak pula dan semuanya memiliki kelebihannya masing-masing. Jadi aku dapat mengambil momen dengan sudut pandang yang berbeda. TOP deh! 

3. RAM dan Memori! 

Kalau ini sih tergantung dengan tipe varian yang kalian pilih. Aku sendiri memiliki tipe ponsel dengan varian RAM 6 GB dengan memori 128. Hal ini membuatku sama sekali nggak khawatir kehabisan memori. Dengan penyimpanan besar, aku bebas mengunduh aplikasi penunjang kegiatanku sehari-hari. Dan kelegaan RAM membuat ponselku lancar melakukan multitasking! 

4. Quick Charge! 

I really love this feature! Aku sangat terbantu sekali karena ada mode pengisian cepat yang ada di ponsel ini. Dengan QC 18 Watt, dari daya baterai 0% sampai 100% hanya membutuhkan waktu 1 jam. Mungkin bahkan kurang! Dengan baterai sebesar 4.500 mAh pun, ponsel ini tahan seharian buat dipakai. No lowbat lowbat club. 

THINGS THAT I HATE

1. Headphone Jack! 

Yap, meski aku memuji desainnya yang apik, namun tetap aja keberadaan headphone jack yang nangkring di posisi bawah ponsel bikin aku kurang suka. Bukannya aku nggak bersyukur di saat ponsel kelas menengah lainnya lebih memilih menghilangkan fitur ini, namun keberadaannya membuatku sedikit kurang nyaman. Terletak di bagian bawah, earphone jack ini cukup mengganggu. Bila ditaruh di atas seperti biasa, aku rasa lebih convient. 

2. Kamera Depan 

OH. GOD! Untung aku sama sekali nggak suka selfie. Bisa kubilang kamera depan Redmi Note 8 Pro ini jauh berbeda dengan kamera belakangnya. Hasil foto yang terlihat itu biasa saja, bahkan buat ponsel di range harga yang sama. Nggak ada yang istimewa meski dibelai kamera dengan resolusi lumayan yaitu 20 MP. But, again. Karena aku nggak suka selfie, semua diampuni! 

3. Iklan 

Ya, aku tahu bahwa ‘penyakit’ Xiaomi adalah iklan. Dan aku sadar jauh sebelum membelinya. Akan tetapi, aku sama sekali nggak menyangka iklan dapat mengganggu seperti ini. Tiap buka satu aplikasi bawaan, iklan hadir. Tiap instal, iklan pun muncul. Apa cuma aku yang merasa iklan ini lebih banyak dibandingkan dengan ponsel Xiaomi terdahulu? 

Yap, itulah things that I like dan things that I dislike dari Xiaomi Redmi Note 8 Pro. KBagaimana dengan kalian? Apakah sama? Komen di bawah, ya! 



Cheers!

Berani Pergi Ke Luar Negeri dengan KTA dari Kredit Pintar!


Pernah nggak sih kalian berada pada posisi yang membingungkan? Maksudku ketika kalian menghendaki sesuatu akan tetapi lingkungan sama aekali tidak mendukung. Yang kalian lakukan hanya diam, tertunduk lesu, kemudian semua itu berlalu. Padahal, selama prosesnya itu, kalian melewatkan banyak sekali sesuatu hal yang mungkin jadi salah satu keinginan kalian. Passion kalian. 

Nah kalau kalian menjawab ya, berarti kita sama. 

Menjadi seorang anak laki-laki pertama di lingkungan yang konservatif kadang bikin aku jengah. Bukan, bukannya tidak bersyukur. Akan tetapi kadang lingkungan sudah men-judge-ku jadi 'kehormatan keluarga'. Hal ini berdampak pada kehidupanku selama ini. Dari TK hingga masuk ke perguruan tinggi, aku sama sekali tidak pernah diberi kebebasan untuk memilih. Ya, semua disetir orang tua. Meski aku tahu itu demi kehidupanku sendiri, namun aku tetap ingin jadi lebih. 

Puncaknya, aku sama sekali nggak memiliki mimpi. Jika orang-orang tanya, mau jadi apa kamu nanti, aku akan mencoba berpikir. Semakin lama, pikiran itu jadi semakin putih, tak ada apa-apa. Ujung-ujungnya aku memberikan jawaban klasik: 'berguna bagi bangsa dan negara'. Terdengar konyol memang, tapi itu adalah satu-satunya yang dapat aku lontarkan. 

Ketika pada pertengahan kuliah aku stress ditumpuk tugas yang sama sekali nggak aku mengerti, aku memutuskan sesuatu hal yang besar di hidupku: pergi ke luar negeri. Ya, orang-orang mengenalku sebagai 'kaum rebahan tingkan akut' karena jarang sekali keluar rumah. Aku lebih senang nonton atau baca buku di kamar. Namun, ketika aku memutuskan saty langkah berani ini, semuanya terkejut. Satu kalimat rata-rata terlontar dari mereka. 

"Apakah kau yakin?" 

Sejujurnya, pada saat itu, aku ingin sekali bilang bahwa aku yakin. Seratus persen yakin. Akan tetapi, aku tidak bisa berbohong. Keputusan yang aku bikin sendiri itu membuatku jauh dari kata 'baik-baik saja'. Aku panik. Sepanjang hidupku, ini adalah kali pertama aku panik seperti ini. Hari-hari menjelang hari keberangkatan, aku susah tidur. Berbagai pikiran bergelayut. Pengandaian 'bagaimana jika' di luar neheri memberikan momok tersendiri. Dan inti dari semua ini hanya satu: aku takut. Ya, aku takut kalau nantinya, semua jadi buruk.


#SatuLangkahJadiBerani 

Ketika hari-H tiba, nggak terbayang rasanya di dada. Campuran gugup, deg-degan, takut, cemas jadi satu. Keringatku mengucur deras. Skenario demi skenario jahat bermunculan. Bagaimana kalau tersasar? Bagaimana kalau dicopet? Bagaimana kalau hotelnya gak terpesan? Meski aku sudah membuat persiapan yang matang, akan tetapi tetap saja aku merasa takut terhadap masa depan. 

Tapi, pada akhirnya, selama tiga hari di Singapura, ketakutan itu sama sekali nggak terbukti. Memang, nggak semuanya berjalan mulus seperti yang aku harapkan. Ada beberapa hal yang nggak sesuai rencana. But overall, it's been an amazing journey. 

Orang bilang perjalanan adalah proses kita menemukan diri sendiri. Dan kini aku paham mengapa demikian. Lewat perjalanan ini, aku akhirnya tahu bahwa ada batasan-batasan yang selama ini aku buat sendiri. Entah karena lingkungan atau tekanan orang lain. Padahal seharusnya kita sebagai manusia memiliki kehendak dan keinginan sendiri, bukan? 


Selama perjalanan pula, banyak momen seperti 'ternyata aku begini' atau 'ternyata aku bisa begini' hingga 'ternyata aku suka yang seperti ini' terasa. Sesuatu yang selama ini aku tidak pernah pikirkan sendiri. Perjalanan memberikanku banyak pelajaran untuk mengenal diriku sendiri. 

Dan perjalanan itu akhirnya membuatku #JadiBerani untuk mulai memikirkan apa yang aku ingin lakukan. Bukan apa yang mereka inginkan. 

#TerusLakukanLebih 

Satu langkah berani tersebut yang pada akhirnya membuka cakrawalaku sehingga aku melakukan perjalanan demi perjalanan selanjutnya. Aku selalu berusaha untuk #TerusLakukanLebih. Karena bagiku sendiri, berkaca pada hal-hal sebelum ini, aku selalu membatasi diri. Dengan melakukan lebih banyak, mencoba hal-hal baru, bertemu orang-orang dan lingkup yang luas, datang ke tempat-tempat yang sama sekali asing, kita dapat menjadikan diri kita sesuatu yang kaya. 

Pun aku. Sehabis melakukan perjalanan, aku pun mencoba belajar fotografi, ikut ke dalam komunitas menulis, hingga menghadiri event-event yang membuatku semakin kaya akan pengetahuan sekitar. Banyak sekali isu-isu penting yang dulu terlewat dan kini membuatku jadi peka. Banyak sekali waktu-waktu yang dulu terbuang dan kini aku manfaatkan sebaik-baiknya. Dan banyak sekali kegiatan yang dulu kukerjakan hanya di rumah, kini dapat bersama-sama dengan teman-teman. 

Ternyata, satu langkah yang membuatku #JadiBerani kemarin adalah lompatan besar yang mengubahku sekarang. Aku melakukan apa yang aku suka. Dan sekarang pun orang tua mendukung apapun yang aku lakukan. Selama ini aku terlalu takut untuk berbicara, kini sudah berani mengemukakan pendapat. Hal yang sederhana dulu kulakukan malah berdampak besar. 

Dan saat ini, jika ditanya apakah aku menyesal, aku sama sekali akan bilang tidak. Saat ini, aku #JadiBerani menghadapi masa depan. Segala keragu-raguan yang ada nantinya membuatku sadar bahwa hidup yang berani adalah hidup yang sesuai dengan apa yang kau inginkan dan apa yang kau sukai. Bukan terlihat dari pendapat dan tekanan orang lain. 

#BeraniDenganKreditPintar 

Orang-orang berpikir bagaimana aku dapat menjalani hidupku sendiri. Memang, selama ini aku bukan jadi pekerja kantoran sehingga terlihat seperti pengangguran. Dan ketika pergi-pergi pun kayaknya hanya ‘buang-buang uang’. Akan tetapi, yang nggak banyak orang tahu, pekerjaanku sebagai Freelance Content Creator ini membuatku bekerja berpindah-pindah. Untuk pergi ke mana-mana pun, kebanyakan untuk mencari berita. Meeting-meeting kulakukan bukan di ruang-ruang rapat melainkan kedai-kedai kopi pilihan. 

Jadi, dari mana uangnya? 

Sebenarnya pekerjaan seperti ini pun terbuka untuk mendapatkan penghasilan yang cukup. Banyak sumber-sumber penghasilan lain yang dapat aku peroleh. Dan yang paling penting sih mengatur pengeluaran. Ya, sebagai orang yang hobi melakukan perjalanan, maka pengeluaran jadi hal yang amat kruisial. Nggak mau kan tiba-tiba kehabisan uang di negeri orang? Belum lagi jika ada sesuatu hal yang mendesak, otomatis bikin pusing kepala. 

Selama ini, gajianku berbeda waktunya dengan orang kebanyakan. Untuk itulah aku selalu mencoba ada pegangan khusus untuk hal-hal yang memang berada di luar kepala. Salah satunya tentu Kredit Pintar. 

Itu pinjaman online, kan? 

Yap. Benar sekali. Mungkin banyak yang bilang kalau pinjaman daring merupakan sesuatu yang berbahaya. Betul sekali. Aku setuju. Tapi, yang ingin aku tekankan, pinjaman online seperti apa dulu? Maksudku, kita bisa lihat, banyak sekali aplikasi pinjaman online yang ada di playstore. Kita bebas pilih. Namun, yang harus kalian ingat, nggak semuanya berlisensi! 

Aku selalu menekankan bahwa pinjaman jenis apapun seharusnya memiliki izin dari OJK. Hal ini adalah kunci utama sebab OJK yang bertugas untuk mengawasi segala bentuk pinjaman yang ada di Indonesia. Kredit Pintar sendiri sudah mengantongi izin dari OJK dengan Surat Nomor Keputusan Izin Usaha KEP -83/D.05/2019 tanggal 30 September 2019. Hal ini berarti penyelenggaraan kredit pintar resmi diawasi oleh OJK. Mantul, kan? 

Hal inilah yang menjadikan Kredit Pintar sebagai dana darurat buatku. Selain karena memang sudah berizin, cara mengajukan pinjamannya pun mudah bukan main. Sebelum itu, kita pastiin syarat-syarat sebagai peminjam. Tentunya kita harus warga negara Indonesia (WNI), tinggal di Indonesia, serta memiliki batas usia minimal 21 tahun. Nggak mau kan kalau peminjaman ditolak? Liat syarat di atas! Camkan. 

Selanjutnya tentu proses pengajuannya yang mudah. Langkah-langkahnya itu: 
  • Unduh aplikasi Kredit Pintar di App Store 
  • Masukkan nomor HP untuk Log In. 
  • Di halaman depan, kalian dapat langsung mengajukan pinjaman. 
  • Masukkan data yang diperlukan misalnya foto KTP, foto selfie dengan KTP, informasi dasar, informasi kontak, informasi pekerjaan, hingga informasi tambahan lain seperti bank dan nomor rekening. Semua ini diperlukan sebagai jaminan untuk peminjaman yang dilakukan. 
  • Ajukan jumlah pinjaman yang diinginkan. 
  • Tunggu proses verifikasi. Dan kurang dari 24 jam, dana akan langsung cair. 

Gimana? Mudah dan cepat bukan? Dengan bunga yang kecil sekitar 0.5 – 1% perhari dan tenor yang beragam, Kredit Pintar cocok banget bagiku yang ingin mewujudkan mimpi. Proses pembayarannya pun mudah. Bisa melalui transfer hingga ke minimarket pilihan. Pokoknya praktis banget. Dan keamanan pun terjamin sebab aku yakin OJK telah mengawasi betul-betul perusahaan ini. Dan yang paling penting, ada customer service yang sedia 24 jam penuh jika kita menemukan kendala. Keren bukan? 

Menurutku menjadi berani adalah langkah awal kita mewujudkan mimpi. Ketika aku pertama kali ke luar negeri, aku sama sekali tidak tahu ke mana masa depan membawaku. Dan saat ini, satu langkah berani itulah yang membuatku menjalani hidup dengan apa yang kusuka seperti saat ini. Dan selama perjalanan itu, Kredit Pintar selalu menemani. 

Jadi, apa kalian siap untuk jadi berani? 


Cheers!

Cuma 5 Menit! Mengurus Perpanjangan STNK di Gramedia World Palembang!


Bagi sebagian orang, berhadapan dengan birokrasi dalam hal apapun merupakan sesuatu hal yang melelahkan. Sudah terbayang rasanya ‘dilempar’ ke sana ke mari tanpa kepastian yang jelas. Belum lagi antre dengan nomor yang bejibun. Rasanya, jika ada jalan pintas kayak pintu doraemon, hal itu bakal dilakuin. 

Namun, sebagai warga negara yang baik, mau tidak mau kita harus turut andil dalam segala hal yang menyangkut kewajiban kita sebagai warga negara. Pun aku. Hari ini, aku diberi tugas oleh orang tua untuk melakukan perpanjangan STNK motor kami yang memang sudah hampir habis masa berlakunya. 

Nah, biasanya, aku sih malas melakukan hal tersebut. Bukannya apa, di tempat aku biasa melakukan perpanjangan STNK, aku harus datang pagi-pagi sekali. Bila pos Samsat dibuka pukul 9 pagi, aku sudah harus ke sana pukul setengah 7 pagi! Itupun kalau mau dapat nomor antrean kloter pertama. Bila telat dikit? Selamat datang di sesi siang. 

Aku pun lantas mencoba mencari solusi lainnya dan baru teringat bahwa Samsat membuka layanan perpanjangan STNK di Gramedia World Palembang sejak tahun lalu! Memang aku sudah tahu informasinya sejak dulu. Akan tetapi, aku tak yakin fasilitas itu masih berjalan hingga saat ini. 


Jadilah, hari ini aku bertekad untuk mencoba. Pukul setengah 9 pagi lebih, aku langsung tancap gas ke Gramedia World Palembang. Menurut informasi yang kuterima, Samsat Gramedia World buka mulai pukul 9. Tak butuh waktu lama, lima belas menit kemudian, aku sampai. Segera aku memarkirkan kendaraan di lantai basement gedung ini kemudian mulai mencari keberadaan Samsat ini. 

Ketika aku melihat mobil berwarna kuning yang sudah bertengger di sana, aku lega. Jadi, Samsat Keliling Gramedia World ini terletak di sisi kanan pintu masuk utama Gramedia World. Bentuknya itu mobil berwarna kuning dengan tulisan Samsat Keliling Online. Segera, melihat itu aku langsung menghampiri petugas yang berjaga. 

Ada tiga orang yang berada di dalam mobil dengan bak belakang terbuka itu: dua dengan seragam polisi dan satu dengan seragam rapi hitam putih. Ketika sampai, aku langsung disapa oleh sang petugas lalu menanyakan keperluan. 

“Mau perpanjangan STNK, Pak,” Aku menjawabnya sembari menyerahkan STNK dan KTP atas namaku dan orang tuaku. 

“KTP-nya satu saja. Ini atas nama siapa?” 

“Orang tua, Pak.” 

Ia pun mengambil lembar STNK dan KTP atas nama orang tuaku lalu aku dipersilakannya duduk. Tak ingin menyiakan kesempatan, aku langsung mencoba foto-foto. Eh, lima menit kemudian, nama orang tuaku dipanggil. Loh? Ada apa ini? Banyak pikiran negatif yang muncul di kepala. Kukira ada kesalahan yang kuperbuat. Aku pun cepat-cepat menghampiri. 

“Seratus tujuh puluh ribu, Pak,” seseorang yang berbaju putih itu bilang sembari menyerahkan lembaran STNK baru beserta KTP orang tuaku. 

Aku ternganga sebentar kemudian sadar. Segera aku mengambil uang yang ada di dompet lalu menyerahkan uang tersebut. Ia pun dengan cekatan memberikan kembalian sembari mengucapkan terima kasih. 

Selesai? Ya! 

Cuma itu? Ya! 

Hanya lima menit? YA! YA! YA! 

OMG. Pernah tahu nggak rasanya kayak dapet pencerahan dan seluruh dunia mendadak terbuka. Aku sama sekali nggak tahu mengurus perpanjangan STNK kendaraan bermotor semudah itu! Lupakan antrean panjang nan lama. Lupakan juga menunggu sistem pembayaran yang sering gangguan. Cuma lima menit saja tanpa neko-neko di baliknya! Luar biasa. 


Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum ke Samsat

Secara garis besar, apa saja yang perlu dipersiapkan itu sama seperti saat kita membayar di Samsat Keliling lainnya. Di Palembang sendiri, pembayaran pajak kendaraan bermotor dapat dilakukan di PTC Mall, PS Mall, hingga PIM. Mudah bukan? Kini dengan adanya di Gramedia World sangat membantu dan mempermudah para warga negara menunaikan kewajibannya.
  • Nah, hal-hal yang perlu dibawa ketika melakukan pembayaran pajak kendaraan itu: 
  • STNK Asli 
  • KTP Asli dengan nama dan alamat yang sama dengan pemilik kendaraan. Bila tidak punya, bawa surat keterangan yang dikeluarkan oleh Dukcapil dan kartu keluarga. 
  • Jika diwakilkan, bila memiliki alamat yang sama dengan pemilik kendaraan (memiliki hubungan keluarga) cukup membawa KTP pemilik kendaraan dan yang mewakili. Seperti aku tadi, petugas akan menanyakan hubungan keluarga dengan pemilik kendaraan sekaligus mengecek keabsahannya melalui KTP yang diberi. 
  • Jika diwakilkan orang lain, jangan lupa membawa surat kuasa pemilik kendaraan yang diwakili dengan tanda tangan materai beserta fotokopi KTP-nya. 

Sama saja bukan? 

Tata Cara Pembayaran Pajak 

Lagi-lagi, aku yakin tata cara pembayaran pajak kendaraan di Samsat Keliling manapun itu sama. Yang membedakan mungkin durasinya. Di Gramedia World Palembang sendiri, tak ada antrean yang panjang. Jadi durasi bisa dipersingkat. 
  • Hampiri mobil Samsat Keliling Online lalu jelaskan maksud dan tujuan datang. 
  • Berikan segala hal yang sudah dipersiapkan tadi untuk verifikasi. 
  • Tunggu sebentar hingga dipanggil kemudian. Petugas akan memberi tahukan jumlah pajak yang harus kita bayar. 
  • Serahkan sejumlah uang yang diminta. 
  • Petugas akan memproses sebentar lalu menyerahkan STNK yang telah dicetak beserta KTP yang tadi kita beri. 
  • Selesai. 

Nggak perlu lama-lama. STNK sudah tercetak sempurna di tangan. Uhuy! 


Tips untuk Membayar Pajak Kendaraan dengan Mudah dan Cepat 

Nah, berdasarkan pengalamanku hari ini, aku ingin memberikan tips-tips yang sekiranya dapat membantu kalian untuk melakukan perpanjangan STNK dengan cepat dan mudah. 

  • Datang pagi! Ya, selalu usahakan datang lebih awal agar dapat dilayani duluan. 
  • Saat menyerahkan STNK, buka dulu plastiknya. Ini aku lihat yang kadang membuat lama. Ribetnya buka-buka plastik kadang membuat proses jadi jauh lebih memakan waktu. 
  • Pastikan semuanya sudah sesuai prosedur. Coba cek apa saja yang mesti dipersiapkan dan apakah semua sudah sesuai dengan standar. 
  • Ingat, Samsat ini hanya melayani pembayaran pajak tahunan, bukan 5 tahunan, ya! Nggak mau kan kalau disuruh balik lagi oleh petugas?
  • Jangan takut menanyakan pada petugas. Ya, saat aku tadi mengurus pajak kendaraan bermotor, ada satu orang yang tampaknya masih bingung tata caranya lalu menanyakan kepada petugas. Petugas sigap kok memberi jawaban bila memang kalian butuh bantuan. 
  • Selalu sigap dengan arahan petugas. Usahakan selalu memasang telinga kalau sewaktu-waktu petugas butuh konfirmasi ulang. 

Yap, itu saja yang bisa aku bagiin berdasarkan pengalamanku hari ini. Ada saran lagi? Hit me up di kolom komentar ya! 



Cheers! 


Samsat Keliling Online Gramedia World Palembang
Jl. Kolonel H. Burlian No. 48 Kecamatan Sukarame Palembang
Jam Operasional mulai dari 09.00 WIB - 14.00 WIB
Buka Hari Senin - Jumat


Tips Aman Berkendara Menghindari Jambret


Kamis kemarin, setelah aku pulang nonton film Semes7a, ada satu kejadian yang mampu membuat urat-urat di sekujur tubuhku menegang: penjambretan. Ya, saat itu aku dan bicik tika memutuskan untuk pulang bersama dikarenakan rumah kami yang searah. Waktu menunjukkan hampir pukul sepuluh. Tapi kami pikir kan ini malam jumat, seharusnya sih keadaan jalanan masih ramai. 

Benar saja, masih banyak motor dan mobil yang berlalu lalang. Sepanjang perjalanan, tak ada kejadian apa-apa. Harap diingat, motorku baru saja aku service besar. Mesin dibongkar. Oleh sebab itu, aku tidak dapat terlalu cepat memacu kendaraan. 

Nah, lama kami berkendara seperti itu, di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan hotel Fave Palembang, tiba-tiba Bicik Tika berteriak kencang, "WOI!" Bersamaan dengan itu, aku merasakan motorku terseret ke kiri sedikit dengan begitu cepat. Namun, dengan keadaan seperti itu, aku langsung berusaha menyeimbangkan kendaraan lagi. Untunglah motor yang kami naiki tetap berada mantap di jalan. 

Sekelebat dengan kejadian itu, sebuah kotor melaju cepat dari sisi kiri kami. Aku melihat jelas mereka meliuk-liuk menghindari kendaraan demi kendaraan yang ada di hadapan mereka yang masih ramai. Sayangnya, karena kendaraanku yang tidak bisa ngebut, aku tidak bisa mengejar. 

Seperti petir yang menyambar, semua terjadi begitu cepat. Setelah aku sadar, aku langsung menanyakan keadaan Bicik Tika yang ada di belakangku. Bicik Tika pun menjawab tidak apa-apa. Tak ada barang yang diambil. Hanya tangannya yang ditarik. Ada kelegaan yang langsung melingkupi rongga dadaku. 

"Beneran nggak apa-apa?" Aku menanyakan lagi, setidaknya memastikan. 

Bicik Tika bilang bahwa dia baik-baik saja. 

Aku jadi mikir, mungkin kami 'sedikit' lebih beruntung. Karena pada saat kejadian tidak ada satupun yang terambil. Barang-barang Bicik Tika ditaruh aman pada tempatnya. Dan mungkin para penjambret itu mengincar perhiasan di tangan Bicik (yang tidak ada). Jadi masih bisa bernapas lega. Akan tetapi, aku sama sekali tidak bisa bayangkan bila keberuntungan itu tidak berpihak pada kami malam itu. 


Tips Aman Menghindari Kejahatan di Jalanan 

Nah, kejadian seperti yang kualami kemarin kadang juga dialami oleh orang lain. Memang tak ada eksak cara untuk menghindari malapetaka tersebut. Akan tetapi setidaknya ada cara-cara untuk lebih waspada jika terjadi demikian. Nah, di sini aku mau kasih beberapa tips untuk itu. Dan disclaimer, ini hanya menurutku dan pengalamanku saja, ya. 

Bagi Pengemudi 


  • Kendarai Motor dengan Posisi yang Tepat 
Bagiku sendiri, berkaca dari kejadian kemarin, aku saat itu lagi sedang dalam posisi yang tepat. Kemudi kupegang erat dengan posisi badan yang juga mantap. Bila terjadi penjambretan, otomatis kadang motor ikut tertarik. Bila posisi kita tidak siap dan tepat, motor akan mudah sekali jatuh ke samping. Dengan posisi yang baik, kita meminimalisasi cedera akibat motor yang tidak seimbang. 

  • Jangan Lupa Melihat ke Belakang 
Ini juga penting. Dengan sesekali melihat ke belakang, kita jadi tahu adakah kendaraan yang tiba-tiba datang dan mendekat ke arah kita sehingga bila itu terjadi, kita sudah dapat mengantisipasi dengan mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan. Misalnya melipir ke tempat yang ramai seperti rumah makan atau mencari bala bantuan. 

  • Atur Kecepatan Kendaraan 
Kemarin, karena motor yang memang tidak bisa memacu lebih cepat, mungkin salah satu penyebab kami menjadi target penjambretan. Ya, kita harus pandai-pandai mengatur kapan waktunya ngebut dan kapan waktunya pelan. Ingat, jambret bisa beraksi di dalam situasi apapun. Ramai sekalipun! Dan bila memang sedang berkendara dalam keadaan lambat, maka sebaiknya mengambil posisi kiri jalan sehingga mengurangi risiko disalip dengan cepat dari arah yang tidak kita duga. 

  • Cari Rute yang Aman 
Penting bagi pengemudi untuk tahu rute mana saja yang sekiranya memiliki tingkat kriminalitas yang rendah. Kalau aku sendiri, kadang ada rute ke rumah yang lebih cepat. Tapi aku tahu di daerah tersebut lebih sepi dan gelap. Aku lebih memilih untuk menghindar dan mencari jalan yang sekiranya lebih ramai. Apalagi untuk berkendara saat malam. 

  • Jangan panik
Usahakan untuk berpikir jernih dan terus berkonsentrasi. Dengan begitu, kita dapat bersikap terus waspada terhadap segala hal yang datang menghampiri kita. Kalaupun kejadian, kita harus terus bersikap tenang dan memastikan keselamatan kita dan penumpang terlebih dahulu. 

Bagi Penumpang 


  • Duduklah dengan Nyaman. 
Aku selalu menekankan duduk dengan nyaman dan aman. Hal ini berkaitan dengan efek yang akan terjadi bila memang dijambret. Kecelakaan yang paling parah terjadi bila posisi duduk kita nggak nyaman dan aman. 

  • Hindari Penggunaan Perhiasan 
Kemarin, aku bisa dibilang beruntung karena Bicik sama sekali tidak memakai perhiasan apapun. Pun jam tangan. Nah, hal ini seharusnya dapat diaplikasikan ke para pengguna kendaraan bermotor lain. Jika sudah tahu pakai motor, janganlah mengenakan perhiasan yang mencolok. Kalau memang saat berpergian diharuskan untuk memakai, taruhlah dulu di tempat yang aman seperti jok kendaraan. Jangan sekali-kali menaruh di dalam tas jinjing sebab tas jenis ini juga mudah sekali ditarik. 

  • Bila Tidak Perlu, Usahakan Jangan Gunakan Handphone 
Aku tahu di era sekarang rasanya sulit banget berpisah dengan ponsel barang sedetik pun. Tapi, saat sedang ada di bangku penumpang, janganlah memainkan handphone. Coba kurangi update-update media sosial atau balas chat. Usahakan handphone ditaruh di kantung paling dalam. Atau kalau memang terpaksa, setelah sesekali dipakai, taruh di sela-sela antara pengemudi dan penumpang dengan tetap tidak menunjukkan keberadaan ponsel. Dan sekali lagi, kalau bisa gak memainkan, jangan mainkan! 

  • Selalu Peka Bila Ada yang Mencurigakan 
Kadang, pengemudi tak terlalu peka keadaan sekitar penumpang. Dengan komunikasi yang baik bila ada yang mencurigakan, penumpang bisa langsung mengabarkan ke pengemudi untuk diambil langkah-langkah yang bisa mengantisipasi kejahatan yang ada di jalanan. 

  • Kalau Memang Mengancam Keselamatan, Relakan 
Ini bukan tips yang ingin aku kasih, tapi serius.. kalau memang sudah mengancam nyawa, daripada mempertahankan, mending merelakan kan? Jangan lupa catat segala hal yang bisa diingat lalu serahkan semuanya ke pihak berwajib. 

Nah itulah sekiranya tips yang bisa aku kasih sebagai pengingat untuk diriku sendiri juga. Semoga dapat berguna bagi kita semua sehingga kita bisa terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Ada tips lainnya? Share di kolom komentar, ya!


Cheers!

Semesta Berkisah Lewat Film Semes7a


Rasanya baru akhir bulan kemarin tiba-tiba ajakan nonton film Semes7a di-publish ke grup Kompasianer Palembang. Saat itu, aku sama sekali nggak tahu film tentang apa Semes7a itu. Dan aku pun sama sekali nggak mencari tahu. Selentingan yang kutahu hanya film ini tentang alam dan diproduseri oleh aktor kawakan Indonesia, Nicholas Saputra. Selebihnya seperti jalan cerita bahkan trailernya pun aku buta. 

Ajakan nonton itu berbuah kesepakatan nonton bersama dengan anggota Kompasianers Palembang. Adalah Kak Yayan dan Bicik Kartika yang vokal untuk nonton film ini. Bisa dibilang keduanya memang ‘pecinta’ film-film. Tak jarang mereka mereview film-film terbaru yang tayang di bioskop. Sedangkan aku? Hanya bermodal rasa penasaran saja. Hahaha. 

Mungkin inilah yang melatarbelakangi momen paling penting yang nyaris membuatku absen menonton: lupa membeli tiket! Ya, di Palembang sendiri, Semes7a tayang terbatas. Jadi, Roeang Hidoep sebagai sebuah komunitas yang bergerak di bidang campaign green act mengadakan nonton bareng di XXI Palembang Square melalui sistem preorder tiket. Namun, malapetaka terjadi. Aku sama sekali lupa untuk membeli. 


Beberapa hari menjelang hari-H, aku kembali diingatkan oleh Kak Yayan dan Bicik Tika. Aku kelabakan. Segera aku menghubungi CP yang tertera untuk langsung membeli tiket. Akan tetapi semua sudah terlambat. Tiket ludes terjual. Alhasil, impian nonton film itu aku kubur dalam-dalam. 

Namun, tahukah kalian sebuah pepatah ‘bila semesta berkehendak, apapun bisa terjadi?’ Nah, itulah yang kurasakan kemarin. Pukul 5 sore, aku mendadak ditelpol oleh Bicik Tika. Beliau bilang ada satu spare tiket yang lebih dan aku bisa membeli untuk pukul 6.45! Wah! Tahu rasanya kejatuhan durian runtuh? Begitu yang kurasakan. Akan tetapi, semua tidak berjalan mulus. Lima menit sebelum itu, aku ditelpon oleh orang tua bahwa kendaraan mereka rusak. Jadilah aku harus jaga rumah sementara satu orang adikku lagi keluar membawa motorku. 

Mulanya aku ragu, namun dengan kemantapan hati (eaa) akhirnya pukul 6, adikku pulang. Segera aku tancap gas dan bertemu dengan Bicik Tika dan Kak Yayan di Palembang Square. Dan setelah tiket di tanganpun aku langsung girang! Dan setelah menonton, aku sama sekali tidak menyesal.



Dokumenter tentang Alam dan Manusia 


Film ini dibuka dengan sebuah cerita dari Bali. Lalu lanjut ke suku pedalaman di Kalimantan. Kemudian menelusuri keindahan Nusa Tenggara Timur. Menyelam di laut biru Papua Barat. Berpetualang melihat gajah sumatra di Aceh, mendaki bukit kecil bernama Bumi Langit, lalu kembali ke kota besar Jakarta. 

Ya, Semes7a bercerita tentang tujuh tokoh yang berada di wilayah-wilayah Indonesia. Mereka membawa ceritanya sendiri-sendiri namun dalam satu jalinan benang yang sama: alam. Ya, cerita tentang alam mungkin banyak kita dengar. Terbaru dengan tipe dokumenter yang menggetarkan jagat Indonesia: Sexy Killer. Akan tetapi, Semes7a berbeda. Untaian ceritanya tidak membosankan untuk terus disimak. Kita seperti didongengkan sebuah kisah tentang alam dan manusia. Tentang diri kita sendiri. Dan itu yang kita cari. 

Ada tujuh tokoh utama yang menjadi penggerak Semes7a. Mereka mewakili tatanan budaya yang ada di masyarakat Indonesia. Tujuh tokoh berbeda latar belakang dan tujuan. Sebut saja Tjokorda Raka Kerthyasa, seorang tokoh budaya di Bali, Almina Kacili yang menjadi penggerak para wanita di Kapatcol Papua Barat, seorang imam dari Aceh yaitu M. Yusuf, Iskandar Waworuntu yang memilih tinggal di sebuah bukit di Yogyakarta, Romo Marselus Hasan yang tinggal di Flores Nusa Tenggara Timur, Pak Inam yang jadi kepala dusun Sungai Utik di Kalimantan Baras, dan Soraya Cassandra pendiri Kebun Kumara yang menetap di Jakarta. 

Ketujuh tokoh itu membawa permasalahan yang berbeda tentang alam, tentang bagaimana seharusnya alam dan manusia bekerja. Pak Tjokorda memberitahu kita pentingnya sebuah keseimbangan. Tentang manusia sebagai makhluk mikrokosmos yang seharusnya memiliki kontrol terhadap apapun yang ada. Di sini kita akan dibawa ke hari-hari sebelum nyepi. Bali tak lagi jadi ‘Bali’. Saat nyepi, alam seolah memperbaiki diri. 

Di pedalaman hutan Kalimantan, kita akan dibawa ke perkampungan warga di Dusun Sungai Utik yang sedang mempersiapkan diri untuk berpesta panen. Dengan modal ucapan leluhur mereka, laju deforestasi diharapkan melambat. Kebijaksanaan dalam mengelola hutan, larangan mengambil yang bukan seharusnya, hingga sikap dalam mensyukuri anugerah sang pencipta yang hingga sekarang masih membuat mereka bertahan. Bagi mereka, hutan bukan hanya sebuah tempat, namun rumah yang harus dilindungi. Sebab dari alamlah semua berasal. 

Proses negosiasi dengan alam juga ditunjukkan oleh Romo Marselus. Dengan semangat gotong royong, ia beserta warga lain bertekad memanfaatkan alam untuk mengalirkan listrik. Dengan adanya PLTMH, warga yang semula bergantung pada mesin genset perlahan mulai menemukan kehidupan saat malam hari. Namun, perubahan terjadi. Alam yang mereka kira jinak perlahan berubah teriak. Banjir membumihanguskan apapun yang mereka bangun. Dan dari sinilah mereka diuji. Apakah akan kembali tanpa nikmat listrik atau mencoba memperbaiki. Alam memberikan tanda untuk manusia berusaha. 

Lain waktu di ujung paling timur Indonesia, Almira Kacili mulai waswas. Ia tahu alam sedang salah. Hasil tangkapan tak sebanyak biasanya. Kejadian ilegal fishing menghancurkan karang-karang. Bersama para ibu lain, Almira memutuskan untuk melakukan Sasi: sebuah tradisi turun-temurun untuk menjaga laut. Hal itu semata-mata dilakukan sebagai ucapan terma kasih. Alam sudah berbaik hati untuk memberi. 

Sebuah kampung di Aceh geger. Gajah masuk ke perkampungan lalu merusak setiap tanaman yang ditanam oleh warga. Beragam solusi diberi. Salah duanya ingin membuat seluruh gajah mati. Adalah M. Yusuf, seorang imam yang mencoba memberi pengertian bahwa yang salah bukanlah gajah, melainkan manusianya itu sendiri. Dalam proses hidup berdampingan dengan alam, kita tahu bahwa sesuatu takkan marah jika kita tidak mengganggu. Membunuh bukanlah solusi yang patut ditiru. M. Yusuf menekankan pentingnya kita mengerti alam sebab sesungguhnya alam selalu mengerti. Apapun yang terjadi. 

Iskandar Waworuntu percaya bahwa thayyib berasal dari segala sesuatu yang terurai. Proses ia untuk ‘mencari ke dalam’ membuahkan pemikiran bahwa sesungguhnya, hijrah yang paling utama adalah dari apa yang kita makan. Ia percaya tak ada sesuatu yang diciptakan sia-sia. Ia mulai berbenah. Dengan membeli tanah di sebuah bukit di Imogiri Yogyakarta, ia menjalani kehidupan berdasarkan yang ia yakini: bahwa alam dan manusia adalah satu entitas yang harus hidup berdampingan. 

Dan terakhir kita dibawa menyusuri ibukota Jakarta. Soraya bersama suaminya mencoba memberikan sebuah pendekatan cinta alam melalui perkebunan. Lewat Kebun Kumara, mereka memberikan edukasi, menyambung kembali hubungan yang terputus dari kaum urban dengan alam. Metode yang memperkenalkan bahwa alam tak pindah ke mana-mana. Ia selalu dekat dengan kita. 

Dongeng dari Semes7a 


Ketujuh cerita itu masih membekas terus di ingatan. Tentunya, semua deskripsi di atas tidak mewakili keseluruhan isi film. Karena film ini JAUH sekali lagi JAUH lebih bagus dari apa yang pernah kalian bayangkan. Gambar-gambar yang disajikan sangat memanjakan mata. Gila. Potret bali yang ciamik mampu ditangkap dengan begitu baik. Pun laut Papua dan pedalaman Kalimantan, semua terlihat jelas seolah-olah kita masuk ke dalamnya. Semuanya memikat.

Yang bikin aku bahagia juga alur temponya. Sutradara Chairunnisa sangat mampu menempatkan angle-angle gambar di titik-titik yang membuat kita ‘lebih aware’ terhadap para tokohnya. Perpindahan antara satu cerita ke cerita lainnya pun terasa mulus. Di awal kita sudah disajikan dengan keindahan bali, lalu dibawa mereda sedikit ke bagian tengah, dan puncaknya ke cerita yang memang sangat dekat dengan kita: kaum perkotaan. 

Selain itu, pendekatan spiritual memang jadi sudut pandang yang segar seolah bilang apapun bentuk agama dan kepercayaanmu, alam selalu ada di situ. Sebuah pesan yang bold dan kapital. Kebergamaan Indonesia juga ditampilkan apik tanpa menjatuhkan pihak-pihak lain. Yang paling penting, pesan terhadap alam dan lingkungan disampaikan dengan bahasa yang ringan tapi tetap berbobot. Itu yang jadi nilai plus! 

Dan after taste-nya bikin aku terdiam. Kayak ada godam besar di kepala bahwa kadang manusia itu jahat, ya. Dan aku bagian dari kategori itu. Film ini bikin aku merefleksi diri dan merenung tentang apa yang kuperbuat selama ini. Ya, sampai segitunya. 

Jadi menurutku, Semes7a adalah film komplit. Ia tak berusaha untuk menggurui. Pesan yang ingin disampaikannya mungkin sederhana. Lewat tujuh tokoh yang bercerita, Semes7a ingin berkisah . 

Alam selalu ada di sana dan tak pernah berubah. Ia akan selalu jadi rumah bagi manusia. Dan pertanyaannya adalah, siapkah kita semua berusaha agar rumah itu terus terjaga? 


Cheers!


Speaker Outdoor Terbaik Harga RP 100.000-an? Vivan VS1 Aja!


Siapa sih yang suka banget dengerin musik? Atau suka banget nonton film dengan layar gede dan suara menggelegar yang mumpuni? Kalau saya, untuk beberapa situasi, saya memang lebih memilih untuk tidak menggunakan perangkat headset atau earphone. Saya lebih nyaman menggunakan speaker dari smartphone saya. Meski tidak terlalu berasa sensasinya, tapi di-oke-in aja. 

Sejak dulu, saya selalu mupeng memiliki perangkat speaker yang bisa saya taruh di sudut-sudut ruangan. Namun, cari speaker murah dengan suara jernih dan berkualitas rasanya cukup hanya ada di angan-angan saja, kan? Akan tetapi, semua berubah sejak negara api menyerang, eh Vivan Indonesia meluncurkan seri audio terbaru mereka. Perangkat dengan nama Vivan VS1 sukses jadi incaran! 


Bagaimana nggak? Dengan harga seratus ribuan, speaker outdoor ini memiliki kualitas yang oke punya. Secara umum, ini spesifikasi dari Vivan VS1: 

Spesifikasi Vivan VS1
Product Model
VSB830
Bluetooth Version
Bluetooth 5.0
Working Distance
< 10M
Output Power
5 W
Battery Capacity
1.800 mAh
Play Time
10 Hours
Charging Time
3 Hours
Power Input
5v==1A
Product Size
93 x 95 x 48 mm
Product Weight
270g

Nah, saya pun berkesempatan untuk langsung mencoba perangkat ini nih! Dan saya pun tercengang. 

Mudah Tersambung dengan Perangkat Smartphone 

Bagi saya yang agak gaptek ini, kemudahan menyambung perangkat adalah kunci utama untuk terus memakainya rutin. Nah, dengan adanya konektivitas bluetooth 5.0, kemudahan ini terjamin cepat dan mudah. Kita hanya perlu melakukan tiga langkah berikut: 
  • Nyalakan perangkat Vivan VS1 Outdoor Speaker 
  • Nyalakan bluetooth di perangkat masing-masing. 
  • Pilih nama device VIVAN VS1 di layar smartphone lalu sambungkan! 
  • Voila... perangkat tersambung! 
Untuk memakainya pun mudah kok. Vivan VS1 otomatis tersambung bila kita menyalakan bluetooth di perangkat. Praktis sekali, kan? Yang saya lihat juga biasanya perangkat speaker bluetooth akan ada delay sepersekian detik. Namun Vivan VS1 ini saya rasa memiliki ketepatan suara yang baik. Two thumbs up! 

Ringan Buat Dibawa Ke Mana Saja 

Namanya perangkat speaker outdoor kan ya, sudah pasti harus compact. Ukuran Vivan VS1 dengan dimensi 93 x 95 x 48 mm dengan bentuk hampir persegi ini memiliki berat yang juga ringan sekitar 270 gram. Hal ini membuat Vivan VS1 mudah untuk dibawa bahkan dimasukkan ke dalam pouch atau tas saat bepergian. Dan lagi adanya tali yang ada di perangkat jadi bisa bikin mudah diikat di tas.



Mampu Menangkap Suara dengan Jernih 

Hail to Super Bass Radiator yang ada di tengah-tengah perangkat. Dengan ukuran 50mm, suara bassnya jadi amat terasa. Saya udah mencobanya dengan lagu dengan range dari bass terendah hingga tinggi dan suaranya masih dapat ditangkap dengan jernih. Yang paling penting sih, stabil. Vivan VS1 terbukti stabil loh di segala kondisi. Saya jamin! 



Tahan Lama Buat Dipakai Seharian 

Siapa sih yang nggak pengin perangkat tahan lama? Nah, Vivan VS1 ini cocok banget buat dipakai. Dibekali baterai besar 1.800 mAh yang pastinya bisa muterin musik atau apapun hingga sepuluh jam! Saya kemarin buktiin buat dipakai di kamar. Lima jam nonstop muterin lagu dan baterai masih sisa banyak, loh! Buat mengisi dayanya pun mudah. Vivan VS1 dibekali dengan kabel microUSB dengan input 5V==1A yang pastinya hanya membutuhkan waktu kurang lebih dua jam untuk penuh! Apik tenan! 


Dengerin Musik dari Sumber yang Beragam! 

Ada tiga cara yang bisa digunain buat memakai speaker ini. Pertama tentu dengan memakai sambungan bluetooth. Hal ini memudahkan sekali bagi yang lebih suka musik daring. Nah, selain itu, ada dua cara lain bila nggak punya sambungan bluetooth ini. 

Pertama dengan port USB yang tersedia. Bila kalian download-download club bisa banget gunain cara ini buat maksimalin fungsi Vivan VS1. Yang kedua tentu kartu memori! Kalian juga bisa pakai ini buat memutar lagu. Dan lagi, gak perlu repot buat gonta ganti lagu atau atur volume. Ada control panel yang juga tersedia loh. Makin mantul! 



Tahan Banting di Segala Kondisi 

Kalian sering bawa speaker outdoor ke mana nih? Kalau saya sendiri penginnya dibawa piknik sama teman-teman di hutan kota! Atau sekalian nanjak gunung atau menikmatin sunset di pantai antah berantah? Cocok banget kan sambil dengerin lagu indie Fiersa Basari? Hahaha. 

Bila begitu, harusnya sih punya perangkat yang tahan banting di segal kondisi, kan? Nah Vivan VS1 ini memiliki finishing yang kokoh loh. Dengan dua warna putih dan biru tua, tampilannya jadi lebih modern. Permukaannya juga lembut buar dipegang. Halus dan mulus.  Yang kusuka juga di bagian bawahnya ada kayak lem yang bisa nempelin Vivan VS1 ke media datar kayak meja atau lemari. Praktis.



Kalau gini, apa bisa tahan? 

Tenang aja. Ini yang juga buat saya terkejut manja! Vivan VS1 telah dibekali sertifikasi IPX5 Waterproff yang artinya perangkat ini tahan terhadap percikan air. Saya pun iseng mencobanya. Dan hasilnya, suaranya masih mulus dan nggak terganggu sama sekali. Luar biasa emang! Harga seratus ribuan dapet water resistant? Gak bisa berkata-kata! 



Punya Dua? Stereo-in Aja! 

Apa lagi ini? Hahaha. 

Jadi, menurut yang kubaca, ada satu lagi fitur keren yang memungkinkan satu perangkat handphone bisa langsung tersambung dengan dua perangkat sekaligus! Saya memang belum mencobanya karena hanya memiliki satu perangkat namun menurut saya ini sangat keren. Bayangkan kalau ditaruh di sudut-sudut kamar? Atau berada dalam lingkup yang luas? Pasti keren banget. Ini bisa terjadi karena sambungan bluetooth 5.0 yang ada di perangkat yang didukung. Kalau ada rejeki lagi, rasanya pengin langsung cobain! 

Jadi, apakah Vivan VS1 rekomen bagi orang-orang? Jawabannya tergantung kebutuhan kalian. Namun menurut yang saya coba kurang lebih seminggu ini, saya sih yakin bahwa perangkat ini terbaik di kelasnya. Dengan segala keunggulannya, Vivan VS1 mampu menjadi perangkat speaker outdoor yang menjanjikan. Apalagi dengan harganya yang Rp 135.000 saja, sudah pasti kalian mendapat perangkat yang jauh dari ekspektasi. Trust me! 


Cheers!