Terus Bergegas - Gagasmedia

Halo~~~ 
Jadi, untuk memeriahkan ulang tahun Gagasmedia yang ke-12, Gagasmedia mengadakan Kado untuk Blogger (lagi!). Gagas memberikan 12 pertanyaan yang harus dijawab. Dan aku ikutan. Hahahaha. 

So, here we go....

Sebutkan 12 buku yang paling berkesan setelah kamu membacanya!

Memilih 12 buku paling berkesan setelah membacanya itu sangat sulit. Karena menurutku, semua buku itu punya kesannya masing-masing. Setelah berdebat cukup panjang dengan diri sendiri, akhirnya aku menyusun daftar seperti yang terlihat di bawah ini: 

1. Let Go - Windhy Puspitadewi
2. Joker - Valiant Budi Yogi
3. Sabtu Bersama Bapak - Adithya Mulya
4. London - Windry Ramadhina
5. Rectoverso - Dee Lestari
6. Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh - Dee Lestari
7. Rumah Lebah - Ruwi Meita
8. Morning Light - Windhy Puspitadewi
9. Harry Potter and The Deathly Hollows - J.K. Rowling
10. Girls in The Dark - Akiyoshi Rikako
11. Menuju(h) - Aan Syafrani, dkk.
12. Interlude - Windry Ramadhina

Alasan memilih buku-buku itu bermacam-macam. Tapi, kebanyakan karena aku merasa temanya yang unik, terasa langsung di hati, serta membuat pengin baca dan baca lagi! ^^

Buku apa yang pernah membuatmu menangis?

Nggak ada, sih. Kalau cuma yang berkaca-kaca ada dua:

Sabtu Bersama Bapak - Adhitya Mulya
Aku merasakan ketulusan seorang Bapak dalam cerita ini. Dan halaman-halaman terakhir, mataku cukup dibuat berkaca-kaca. Semenjak baca ini, aku bertekad untuk jadi seseorang yang kayak Bapak. :")

Let Go - Windhy Puspitadewi
Perasaan seorang Caraka, ketulusan Nathan, persahabatan dengan Nadia dan Sarah menyatu. Apalagi finale di ending-nya membuat, yaaa, cukup berkaca-kaca. *ambil tisu*



Apa quote dari buku yang kamu ingat dan menginspirasi?

Lagi-lagi, banyak sih. Tapi, yang paling diinget itu: 

'Jangan pernah mengandalkan orang lain untuk menyelesaikan masalah kalian. Berusaha mengatasi masalah dengan kekuatan sendiri, itulah yang membuat orang jadi dewasa.' - Morning Light


Siapakah tokoh dalam buku yang ingin kamu pacari? Berikan alasan.

Gak perlu pikir panjang: ELEKTRA WIJAYA di PETIR. *sengaja capslock biar terasa*. :p Kenapa? Karena aku itu tipe orang yang tertutup. Setelah membaca Petir, aku menyukai karakter Elektra yang lucu, polos, namun dewasa. Tipe yang seperti itu yang cocok buatku. Apalagi, aku suka cewek yang sipit-sipit gitu~ Hahahaha.

Ceritakan ending novel yang berkesan dan tak kamu lupakan!

Sampai sekarang ada tiga yang masih buat kepikiran. Joker, Girls in The Dark, dan Rumah Lebah. Twist akhirnya membuat aku masih menganga sampai sekarang. Di novel Joker, penulisnya pandai sekali menyisipkan klu yang nggak terbaca ingga pada akhirnya meledak di bagian akhir. Ending-nya epic!

Girls in The Dark menyajikan ending yang aku sama sekali nggak bisa dua. Adegan terakhir menjawab semua alasan mengapa mereka berkumpul di tengah ruangan gelap. Aku suka. Rumah Lebah membuat ending yang lembut namun menggigit. Misterius dan bikin pengin ngulang baca lagi. :")

Buku pertama Gagasmedia yang dibaca?

Aku ingat sampai sekarang:


Morning Light- Windhy Puspitadewi
Aku membacanya karena dipinjemin teman. Katanya, ia punya novel bagus. Waktu itu juga zaman-zaman galau masuk perguruan tinggi. Setelah baca, novel itu relate sekali sama kehidupan. :")

Dari sekian banyak buku yang kamu punya, apa judul yang paling menarik?

Satu yang terlintas setelah baca pertanyaan ini. 


Jatuh Cinta adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri - Bernard Batubara
Judulnya bikin penasaran. Biasanya orang menggambarkan jatuh cinta sebagai sesuatu yang membahagiakan, tapi Bara menggambarkan sebaliknya. Aku suka judulnya. Indonesia tapi tetap keren.

Lihat rak bukumu, cover buku apa yang kamu suka? Kenapa?

Semua cover buku gagas DAHULU aku suka, sebenarnya. Sebelum akhirnya negara api menyerang, Gagas mulai memakai foto-foto yang terkesan seperti novel luar negeri. :( Kalau diambil yang mana yang paling suka itu sulit. Tapi, kayaknya novel ini deh:


Walking After You-Windry Ramadhina.
Sebenarnya bingung mau milih Interlude, Kala-kali, atau Walking After You. Tapi, aku akhirnya memilih ini karena simpel, efek keseluruhan novelnya terasa, terus makaron berwarna biru di sudutnya buat jadi manis. Poin plus buat latar belakang irip kayu serta font yang digunakan. Aku suka sekali. ^^

Tema cerita apa yang kamu sukai? Kenapa?

Seiring perkembangan usia zaman, selera buku yang aku sukai ikut berubah. Hmm. Pada dasarnya aku membaca semua tema sih, tapi belakangan ini aku menyukai tema-tema thriller, misteri, atau crime. Fantasi juga ding. Pokoknya yang nggak sekadar cinta-cintaan. :p

Siapa penulis yang ingin kamu temui? Kalau ketemu kamu mau apa?

KAK WINDHY PUSPITADEWI. Gilak, MY FAVORITE AUTHOR. Kakak satu ini susah banget ditemui--bahkan mungkin gak pernah ikut acara-acara. Cuma sering chit-chat lewat twitter aja. :p Kalau ketemu, mau minta tanda tangan berhubung kak Windhy udah punya suami, berhubung susah banget minta TTD-nya. Betewe, kalau ketemu juga mau nagih Touche 3, 4, 5, 6, 7....... :p

Lebih suka baca e-book atau buku cetak? Kenapa?

Lebih suka baca buku cetak. Terasa lebih memiliki. Ceilaa.. Tapi serius. Mungkin terdengar klise, aku suka bau buku yang baru dibuka dari sampul plastiknya. Selain itu, baca buku cetak nggak bikin mata sakit. Apalagi untuk novel yang tebal. Jadi, cukup baca jurnal skripsi aja yang lewat elektronik. Novel jangan. :")

Sebutkan 12 kata untuk Gagasmedia menurutmu!

Semoga Gagasmedia tetap menjadi wadah buat buku-buku berkualitas. Happy Birthday! Terus Bergegas!

Embedded image permalink

2 komentar:

  1. "Bersensasi" banget ya kak waktu nyium buku baru dan baru dibuka dari sampul plastiknya :D

    Aku kak, kalo ada buku keren banget eh taunya buku itu minjem dari temen, dan itu rasanya aaaa pengen banget memiliki buku ituuu :). Nggak tau kak beda banget rasanya kalo punya bukunya sendiri hahaha :D :D

    BalasHapus